Sabtu , 18 September 2021

Pemkab Rohul Gelar Bridging Leadership Bangga Kencana

 

PASIRPENGARAIAN (Khabarmetro.com)– Melalui Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) terutama dalam menuju Bonus Demografi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) komitmen akan meningkatkan kualitas penduduk melalui Pembangunan Keluarga.

Pernyataan itu dikatakan Bupati Rokan Hulu H. Sukiman kepada Media Center Diskominfo Rohul, usai mengikuti Bridging Leadership Bangga Kencana dengan BKKBN secara Virtual, di Pendopo Rumdis Bupati, Selasa (27/7).

Dalam kegiatan Bridging Leadership Bangga Kencana, Turut juga dihadiri Kadisdalduk Keluarga Berencana Rohul Drs Sariaman M.Si, Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, Kadis DPMPD Rohul Margono S.Sos M.Si, Kadiskes Rohul dr Bambang Triono dan beberapa pejabat Disdalduk KB Rohul.

Lanjut Bupati H. Sukiman, dalam Bridging Leadership Bangga Kencana Kepala Daerah diminta untuk melakukan persiapan dan terobosan dalam menghadapi Bonus Demografi. Untuk mewujudkan Keluarga berkualitas dan sejahtera,

Pemkab Rohul Fokus agar setiap anak yang dilahirkan berkualitas terutama dengan memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak di 1000 hari pertama kehidupan dan memberikan ASI ekslusif, dengan harapan untuk mencegah Stunting.

“Tadi telah kita ikuti bersama Bridging Leadership Bangga Kencana dengan BKKBN secara virtual, yang pada intinya adalah khususnya dalam rangka masalah kependudukan dan menghadapi Bonus Demografi,”

“Sebagai Kepala Daerah diminta untuk membuat Program Pembangunan Keluarga Berkualitas untuk menjaga kesehatan dan Perkawinan dalam usia dini tidak dibolehkan. Ini upaya kita agar terkait kependudukan ini dapat terencana dengan baik, sehingga diharapkan menjadi keluarga kecil yang sejahtera, cukup 2 anak saja,” kata Bupati Sukiman.

Dalam menghadapi Bonus Demografi, Mantan Dandim Inhil ini berpesan kepada generasi muda tidak melakukan pernikahan diusia dini. Pasalnya, usia muda harus menjadi generasi yang produktif dan memiliki perencanaan yang matang, baik dalam pendidikan dan pekerjaan demi masa depan.

“Selain tidak melakukan pernikahan usia dini, perlu juga diintensifkan program kampung KB yang bisa disinergikan dengan program lain. Sehingga diharapkan dapat mewujudkan keluarga berkualitas dan terus berupaya meningkatkan jumlah dan kualitas pelayanan KB,” harapnya.(Km3)

Check Also

Pemkab Inhu Permudah  Transaksi Melalui Aplikasi “Bela Pengadaan”

Bupati : Pemerintah Perlu Memberikan Kesempatan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil    INHU (Khabarmetro.com)– Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *