Rabu , 24 April 2024

Oknum Manajer PT.DSI Dinilai Arogan, Paksa Bikin Kanal Batas di Lahan Warga

SIAK-Oknum   Manajer PT.DSi  di nilai Arogan dalam menghadapi Penyelesaian masalah komplik pembuatan Parit batas antara kebun milik warga dengan PT.DSi di wilayah Kampung Srigemiling Kecamatan Koto Gasib

Pihak PT.DSI dilapangan  Di Nilai memaksakan diri untuk membuat parit batas yang akan menerobos tanah milik warga,sementara  posisi lahan yang akan di buat parit itu,masih dalam status Proses pengadilan.

“Saya tidak izinkan pihak PT.DSi membuat kanal melintasi lahan sawit saya.”kata krisna saat pertemuan dilapangan   30/3/2023 .

Menurut krisna,Status lahan ini,masih dalam proses hukum di pengadilan,tunggulah dulu hasil keputusan hukum paling lama dua bulan.”mohonnya kepada manajer PT.DSi.

Dan jika keputusan hukum ,saya kalah,selakan kalian ambil lahan saya ini,karrna,saya tidak akan bisa bertahan,jika bukan milik saya.”mintanya lagi

Oleh sebah itu,saya minta kepada Pihak PT.DSI jangan gunakan hukum rimba,saya sendiri datang untuk menyelesaikan masalah ini, bukan untuk ribut ribut,makanya,saya datang sendiri.

Karena  itu,saya mohon kepada pihak PT DSi jangan pakai sistem hukum rimba,hargai hukum di negeri ini,jangan  kalian buat hukum rimba di negeri ini.

Kalau pihak PT.DSI,pakai hukum rimba,saya bisa juga pakai hukum rimba, maka sebah itu,saya mohon kepada pihak PT.DSI jangan macing mancing kerusuhan lah.

Krisna mengaku,bahwa dirinya bisa lakukan hukum rimba juga di sini,kalau dia mau,dan saya bisa saya turunkan masa sebanyak banyaknya di lokasi ini.Tegas krisna .

Kami minta tahan dulu pembuatan parit batas ini,tunggu keputusan pengadilan.
Kalau mau buat parit,saya minta jangan masuk ke lahan saya.”kata krisna

Saya beli laham ini.bukan merampok. Lahan saya inj, tidak masuk dalam lokasi lahan PT.DSi.

Jika  dalam proses hukum saya kalah.maka ambilan lahan saya ini untuk kalian.

Pantauan Media di lokasi,hampir  ricuh antara Krisna  dan manajer pt DSi,stuasi yang memanas,bisa di tengahi oleh  Kantibmas  Kampung Sri gembilang Bagus dan akan dilakukan mediasi di kapolsek koto gasib.

Namun,saat mau melakukan Mediasi di kantor Kapolsek Koto Gasib.Pihak Kapolsek setempat tidak berada di kantor,kabarnya semua personil di panggil polda Riau kepekan baru

Sementara itu Manajer PT DSi Marsono
mengatakan, Perusahaan tetap melakukan pembuatan batas kanal.karena lahan tersebut masuk dalam izin pt DSi .

Proses hukum tetap berjalan.kami tetap membuat dan berkerja membuat kanal.
Jika pak krisna tidak menerima,selakan saja laporkan ke pihak kepolisian.”tegasnya marsono.

“Kita tetap buat kanal,selakan buat laporan ke pihak kepolisian,nanti akan kami jawab.”kata marsiono bersekeras.

Pantauan di lapangan pihak PT.DSI telah mengerahkan puluhan Satpamnya untuk pengamanan pembuatan kanal tersebut.

Check Also

Region Head PTPN IV Regional III: Hari Kemenangan untuk Perkuat Perbaikan

Region Head PTPN IV PalmCo Regional III Rurianto berpesan kepada segenap insan perusahaan agar menjadikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot thailand slot gacor resmi demo slot