Jumat , 20 Mei 2022

Meski Dilaporkan Ke Polisi, Kadis Disprindag Pekanbaru Tetap Duduki Lahan Yang Diduga Diserobot Dari Warga

PEKANBARU (khabarmetro.com)– Meski sudah dilaporkan pada pihak kepolisian atas dugaan peyerobotan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota (DPP) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut tetap ngotot duduki lahan yang diduga diserobot dari warga.

Tidak hanya itu, Ingot juga melakukan pemagaran terhadap lahan yang terletak di Jalan Putri Indah Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru tersebut. Termasuk mengirim orang untuk menjaga lahan yang secara tidak lansung menimbulkan keresahan dan ketakutan pada keluarga pemilik lahan.

Informasi tersebut disampaikan lansung oleh Darmiwati sebagai warga pemilik lahan, Sabtu (14/5). Dikatakanya, jika pemagaran lahan tersebut, dilakukan Ingot, Jumat 13 Mei 2022 malam bersama rekan-rekan dan orang utusan Ingot yang katanya ia juga melihat lansung kehadiran Ingot menggunakan Mobil Dinas Plat Merah Hilux BM 8207 TP yang bertuliskan Operasional Dinas Perindustrian Perdagangan Kota Pekanbaru.

“Mereka (Ingot Ahmad Hutasuhut dan Rekan-rekan. Red) melakukan pemagaran dimalam hari. Setelah itu dia juga menyuruh orang untuk menjaga yang sampai saat ini ada di lokasi. Makamya kami jadi takut dan merasa terancam atas keberadaan orang itu,” katanya.

Tambah lagi katanya, sebelum melakukan pemagaran lahan, siangnya, pengacara Ingot juga datang dan terdengar mengeluarkan kata-kata kurang baik yang terkesan nada mengancam meski tidak tau ditujukan kepada siapa.

“Namun, secara tidak lansung kami merasa tidak nyaman karena mereka bermasalah dengan kami. Kami juga tidak tau kenapa bisa sampai seperti itu. Sementara lahan tersebut jelas-jelas milik kami,” ujarnya.

Disinggung terkait, laporan pada pihak kepolisian sebelumnya, ia mengatakan masih dalam proses pihak kepolisian. Dimana, ia berharap pihak kepolisian juga bisa segera menindaklanjuti permasalahan ini. Pasalnya, ia merasa tida punya masalah dengan Ingot atas lahan tersebut. Tambah lagi, Ingot tidak punya surat atas kepemilikan lahan yang diduga tertipu orang lain yang juga mengaku pemilik lahan dan menjual sama Ingot.

“Kami juga berencana akan melaporkan kembali atas perbuatan ini, karena apa yang dilakukan Ingot bersama rekan-rekanya sudah keterlaluan sekali. Pada hal beliau ini seorang pejabat publik yang seharusnya melayani masyarakat dan malah menzolimi masyarakat,” tuturnya.

Sementara dintwmpat lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota (DPP) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut saat dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut, tidak mau berbucara banyak dan mengatakan permasalahan tersebut terkait sengketa lahan yang sudah dilaporkan dan dalam proses pengadilan.

“Itu sangkrta lahan, sangketanya sudah dilaporkan pada pengadilan,” katanya singkat.

Disinggung terkait pemagaran lahan dan pengiriman utusan orang menjaga lahan, Ia juga tidak mau berkomentar. “Saya no Coment untuk permasalahan itu,” katanya sekali gus mengakhiri pembicaraan.(dre)

Check Also

PASTI HARU, PESTA HELAT RAKYAT MELEPAS MASA BAKTI FIRDAUS-AYAT

  PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Sejak tahun 2012-2022 Firdaus Ayat memimpin kota Pekanbaru. Tepat, Ahad (22/5/2022), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.