Sabtu , 18 September 2021

Mahasiswa Kukerta Unri Bantu Manfaatkan lahan Sempit untuk Tanaman Toga di Kelurahan Tobek Godang

PEKANBARU (khabarmetro.com) – Bertempat di lahan RT 1 RW 14 Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Tim Mahasiswa Kukerta Unri melakukan Penanaman Budidaya Toga ( Tanaman Obat Keluarga) dengan luas lahan sekitar kurang lebih 10 x 20 m  Senin, 9 Agustus 2021 yang lalu. Kegiatan ini membutuhkan waktu sekitar kurang lebih satu minggu.

Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Tujuan dari penanaman Toga (Tumbuhan Obat Keluarga) ini adalah:
1. Sarana untuk memperbaiki status gizi masyarakat, sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran misalnya lobak, saledri, pepaya dan lain-lain, 2. Sarana untuk pelestarian ala, 3. Apabila pembuatan tanaman obat alam tidak diikuti dengan upaya-upaya pembudidayaannya kembali, maka sumber bahan obat alam itu terutama tumbuh-tumbuhan akan mengalami kepunahan, 4. Sarana penyebaran gerakan penghijauanuntuk lokasi yang mengalami penggundulan, dapat dianjurkan penyebarluasan penanaman tanaman obat yang berbentuk pohon-pahon misalnya pohon asam, pohon kedaung, pohon trengguli dan lain-lain, 5. Sarana untuk pemertaan pendapatan, 6. Sumber penghasilan bagi keluarga, 7. Sarana keindahan. Dengan adanya Toga dan bila di tata dengan baik maka hal ini akan menghasilkan keindahan bagi orang/masyarakat yang ada disekitarnya. Untuk menghasilkan keindahan diperlukan perawatan terhadap tanaman yang di tanam terutama yang ditanam di pekarangan rumah.

Kegiatan terintegasi dengan Tim Kukerta Universitas Riau yang dibimbing oleh Bapak Chairul,S.T, M.T selaku Dosen Pembimbing Lapangan Kukerta, kemudian juga diketuai oleh Nouval Rafhico Dzakwan dengan jumlah mahasiswa dan mahasiswinya sebanyak 9 orang.

Kegiatan ini dimulai dari gotong royong pembersihan lahan yang membutuhkan waktu tiga hari oleh Tim Kukerta Unri dengan tujuan agar lahan bisa ditanami bibit-bibit Toga (tanaman obat keluarga).

Setelah lahan dirasa sudah layak untuk ditanam, maka pada hari keempat dilakukan pembelian bibit tanaman Toga (Tanaman Obat Keluarga), berupa kunyit, jahe merah,jahe putih,rosella,serai, daun pandan, dan pohon jarak. Jenis tanaman obat keluarga dimaksud adalah jenis-jenis tanaman yang memenuhi kriteria sebagai berikut : 1. Jenis tanaman yang lazim digunakan sebagai obat didaerah pemukiman, 2. Jenis tanaman yang dapat tumbuh dan hidup dengan baik di daerah pemukiman, 3. Jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain misalnya: buah-buahan dan bumbu masak, 4. Jenis tanaman yang hampir punah, 5. Jenis tanaman yang masih liar,  6. Jenis tanaman obat yang disebutkan dalam buku pemanfaatan tanaman adalah tanaman yang sudah lazim di tanam di pekarangan rumah atau tumbuh di daerah pemukiman.

Setelah bibit tanaman sudah didapatkan maka proses selanjutnya adalah penanaman Toga yang memerlukan waktu sekitar kurang lebih dua hari dari hari pembelian bibit.

Pada hari ketujuh dimulai hari perawatan tanaman Toga seperti pemberian pupuk, penyiraman menggunakan air kompos.(KM3)

Check Also

Pemkab Inhu Permudah  Transaksi Melalui Aplikasi “Bela Pengadaan”

Bupati : Pemerintah Perlu Memberikan Kesempatan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil    INHU (Khabarmetro.com)– Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *