Sabtu , 19 Juni 2021

Komisi IV DPRD Kampar Tinjau Pembangunan Jalan Tol

Pastikan Aktivitas Masyarakat Tidak Terganggu Proyek Pembangunan Jalan Tol Bangkinang – Pangkalan.

KAMPAR, (Khabarmetro.com)–  Rombongan Komisi IV DPRD Kampar melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan tol Bangkinang-Pangkalan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan tidak terganggunya aktivitas warga oleh proyek strategis nasional tersebut.

“Kita turun ke lokasi ini untuk memastikan aktivitas warga tidak terganggu oleh pembangunan jalan tol. Alhamdulilah aktivitas warga lancar,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kampar, Agus Candra wartawan, Senin (22/3/2021).

Pantauan di lokasi, Agus Candra turun bersama Safi’i Samosir, Syafruddin Domo dan Kabag Umum DPRD Kampar, Sasminedi.

Pantauan wartawan, rombongan komisi IV DPRD Kampar disambut oleh Manajer Teknik Hutama Karya Bambang, Manajer Teknik PT Wika M Rizal, Humas Wika Syamsul Hidayat dan anggota staf lainnya.

Rombongan dibawa oleh pihak perusahaan dibeberapa titik untuk melihat progres Pembangunan Tol sesi Bangkinang-Pangkalan tersebut.

Agus Candra menjelaskan, Komisi IV turun hanya untuk memastikan jalur masyarakat yang dilintasi oleh tol aman, jadi masyarakat terlindungi. Lalu, persoalan sungai-sungai kecil agar dibuatkan drainase yang optimal agar tidak banjir.

“Kita juga senang mendapat kabar, bahwa umur beton drainase yang dibuat oleh mereka diprediksi untuk 50 tahun ke depan. Sebelum membuat itu, mereka juga mengambil data curah hujan di BMKG 15 tahun belakangan. Kita berharap pembangunan tol ini menjadi tol yang humanis dapat menjaga lingkungan hidup dan menjaga keberlangsungan pertanian masyarakat,” pungkas politisi Golkar tersebut.

Nantinya, Komisi IV akan mengunjungi pembangunan Tol tersebut pada titik Silam-Tanjung Alai, dan juga pembangunan Tol sesi Pekanbaru-Bangkinang.

Sementara itu, Pembangunan proyek jalan tol Bangkinang-Pangkalan masih terus berjalan. Hingga Maret 2021, progres pembangunan jalan tol sepanjang 60 kilometer itu sudah mencapai 35 persen.

Manager Teknik PT Wika, M Rizal mengatakan pembangunan Tol Bangkinang-Pangkalan dimulai pada Oktober 2020 dan progres kontruksinya sampai saat ini sesuai dengan jadwal yang disusun oleh perusahaan.

“Untuk minggu ini, progres fisiknya sudah mencapai 35 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan 2022,” kata M Rizal kepada wartawan, Senin (22/3/2021).

Ia menjelaskan, dari total 60 Km pembangunan jalan tol tersebut, PT Wika baru mendapat izin pelaksanaan dari investor sepanjang 24 Km.

Dari 24 Km tersebut, secara teknis ada pembangunan jembatan yang cukup besar dan panjang yakni terletak di Desa Tanjung Alai, XIII Koto Kampar.

“Pada Pembangunan 24 Km ini kita ada pembangunan yang cukup menarik dan jarang ditemui di tol trans Sumatera yaitu pembangunan jembatan di Tanjung Alai dengan total panjang jembatan 1 Km untuk 4 jembatan,” ungkapnya.

Menariknya, sambung Rizal, pembangunan jembatan yang besar ini melewati Danau PLTA Koto Panjang yang butuh keseriusan dan kerja keras. “Ini menjadi tantangan teknis bagi kami, insyaallah bisa kami lewati dengan baik, doakan kami yah,” harap Rizal.

Untuk dari Tanjung Alai ke Pangkalan, nantinya baru ada hal-hal yang unik. Selain jembatan yang panjang, juga bakal ada terowongan.

Ia mengaku, sejauh ini memang dalam pengerjaan tol ini ada mengalami beberapa kendala misalnya seperti pembebasan lahan, persoalan tekstur tanah dan lainnya, namun semua persoalan tersebut masih bisa diatasi dengan baik. (naz)

Check Also

Musdes Membentuk Struktur Partai, Konsolidasi Level Bawah dan Jalan Terang Golkar Rebut Kejayaan

Repol, Ketua Partai Golkar Kabupaten Kampar   BANGKINANG (Khabarmetro.com)– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *