Sabtu , 18 September 2021

Kalobrasi dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan, Mahasiswa Unri KKN Desa Pulau Terap Buat Sabun dari Daun Kelor

Para masiswa Unri KKN Pulau Terap mengikuti dengan serius cara pembuat sabun dari kelor.

Kuok (khavarmetro.com)–Kendati tidak ahli tetapi mahasiswa Unri yang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Terap memiliki daya kreatif dan inovatif. Hal dibuktinya belum lama ini, bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kampar berhasil menciotakan dari yang bahan bakunya dari daun kelor.

Ketua KKN Unri Desa Terap, M Jabal Adam didampingi para mahasiswa KKB menjelaskan sabun merupakan bahan yang berfungsi membersihkan kotoran dan bakteri dari kulit. Pemanfaatan sabun pembersih kulit semakin meningkat dan beragam. Keragaman sabun yang dijual secara komersial terlihat pada jenis wangi, warna danmanfaat.
Melihat pentingnya akan kebutuhan sabun mahasiswa KKN UNRI 2021 berkaloborasi dengan dari dinas kehutanan dan pertanian kecamatan Kampar melakukan kegiatan pembuatan sabun padat yang berbahan pokok dari daun kelor. Kegiatan tersebut juga di ikuti oleh kelompok wanita tani (KWT) desa Pulau Terap.

Pembuatan sabun dengan daun kelor di lakukan dengan 2 tahap yang pertama pembuatan larutan sabun dan kedua pembuatan sabun. Cara pembuatan larutan pertama kali pisahkan daun kelor dengan rantingnya setelah dipisahkan timbang daun kelor seberat 1 ons, setelah daun kelor selesai di timbang campurkan daun kelor dengan air 100 ML kedalam belender, keduanya dibelender hingga halus, setelah selesai di belender saring ampas daun kelor dan di hasilkan larutan sebanyak 911,7 Gr, tambahkan soda sebanyak ½ dari jumlah larutan yaitu sebanyak 455,85gr, setelah larutan dan soda di campur, laluaduk keduanya di udara terbuka hingga larut, dan diamkan selama 8 jam.

Sedangkan cara kedua pembuatan sabun, timbang bahan-bahan sesuai dengan ukuran yang ingin kita gunakan yaitu timbang minyak kelapa sebanyak 400gr, lalu timbang larutan daun kelor sebanyak 211,01gr dan timbang minyak serai sebanyak 20gr, campur larutan daun kelor dan minyak kelapa dengan cara diaduk, jika ingin menambah aroma serai bisa ditambahkan saat pembuatan sabun kelor agar mebuat aroma wangi daun kelor, lalu aduk hingga kental jika sudah terlihat kental bisa langsung masukan kedalam cetakan dan tunggu hingga mengeras.

Manfaat pembuatan daun kelor adalah untuk kecantikan kulit. Karna memiliki banyak manfaat dan kesehatan kulit maka daun kelor bisa diolah menjadi sabun batang harganya pun cukup murah hanya berkisaran Rp. 8.000 – Rp. 15.000.

Lina selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan selain pembuatan sabun daun kelor dapat di gunakan buat kebutuhan sendiri, namun kegiatan pembuatan sabun daun kelor bertujuan untuk menambah UMKM masyarakat terutama bagi ibu-ibu yang ingin mengisi waktu luang saat pendemi dengan cara menjual hasil buatan sabun daun kelor. (Km2)

Check Also

Pemkab Inhu Permudah  Transaksi Melalui Aplikasi “Bela Pengadaan”

Bupati : Pemerintah Perlu Memberikan Kesempatan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil    INHU (Khabarmetro.com)– Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *