Kamis , 15 April 2021

Ini Dia, Program Terbaru Layanan Disdukcapil Pekanbaru yang Membludak dan Viral Itu

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Kenapa bisa seramai itu warga Pekanbaru datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Sabtu (7/11/2020). Ternyata ada program terbaru dari dinas ini, yang sebenarnya khusus buat perekaman KTP El.

Warga yang datang membludak. Padahal, dalam situasi pandemi Covid -19. Sehingga situasi ini mendadak vital di dunia maya. Media sosial jadi ramai oleh komentar netizen.

Nama program terbaru ini, Dukcapil Weekend Mantap (perekaman tatap muka pemula). Program ini ada plusnya pula: yakni, pelayanan cetak ulang KTP El yang rusak dan hilang. Syarat dan ketentuannya sangat jelas. Termasuk soal penegasan, wajib mengikuti protokol Covid-19.

Awalnya, program baik ini akan dilaksanakan dua hari, Sabtu dan Ahad. Tapi karena sudah viral, soal membludaknya itu, Kepala Disdukcapil Pekanbaru Hj Irman Novrita SSos MSi, akhirnya memutuskan untuk meng-cancel jadwal pada Ahad (8/11/2020).

Kepada Khabarmetro.com (Pekanbaru Pos Group), Ahad (8/11/2020) via telepon, Irma menjelaskan, program ini sebenarnya jelas. Di brosur yang disebar lewat medsos pun tertulis jelas: ini lebih khusus buat pemula, perekaman KTP El. Nah, ada layanan tambahan buat cetak KTP El yang rusak dan hilang. Asal syarat yang diminta bisa dipenuhi.

Tapi, ternyata, warga Pekanbaru yang datang dan membludak, tidak saja untuk mendapatkan layanan program yang dijelaskan di brosur itu. Karenanya, jadi sangat ramai. Ada yang bertanya soal kartu keluar (KK), akte kelahiran dan surat kematian. Dan, warga ini pun tidak tahu, kalau sebenarnya ini program layanan khusus.

“Ini sebenarnya sudah program berjalan. Karena khusus untuk pelajar dan pemula yang belum rekan KTP El. Termasuk untuk karyawan swasta yang sulit dapat izin di hari kerja. Makanya, kita buat program ini. Karena responnya baik, makanya kita share lewat medsos,” terang Irma menjelaskan.

Tapi, betul-betul tak disangka kalau respon warga Pekanbaru akan seperti ini membludak. “Kalau begini, tentu akan kami evaluasi lagi. Padahal, rencananya, akan dilanjutkan sampai akhir Desember. Karena sudah begini, kami evaluasi terlebih dahulu. Nanti diputuskan, apalah program ini lanjut atau tidak,” ujar Irma.

Lebih lanjut dijelaskannya, program layanan ini sudah dilaporkan ke Wali Kota Pekanbaru dan Kemendagri. Dan, program ini dinilai bagus. Tinggal lagi, atas peristiwa Sabtu kemarin, tentu perlu dipastikan terlebih dahulu, tidak ada masalah ke depan. uli/ppg

Check Also

Pemerintah Diminta Subsidi Ongkos Naik Haji 2021

Diperkirakan Akan Jadi Rp. 44 Juta   PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Ongkos Naik Haji 2021 (Biaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *