Jumat , 20 Mei 2022

Iktikaf Dimalam Terakhir Ramadhan, Wagub : Semoga Kita Bisa Bertemu Kembali, Ramadhan Berikutnya

PEKANBARU (Khabarmetro.com)– Selama bulan ramdhan 1443 Hijriah, tahun 2022 ini, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) H Edy Natar Nasution, selain melakukan safari ramadhan ke berbagai daerah di Riau juga tidak lupa melaksanakan iktikaf 10 hari terakhir ramadhan bersama masyarakat.

Untuk iktikaf malam terakhir ramadhan Sabtu (1/5) lalu, Wagubri melaksanakan di Masjid Nurul Yaqin, Kecamatan Sail kota Pekanbaru, yang juga merupakan Masjid tempat biasa Wagubri melaksanakan ibadah sehari-hari dan selama bulan suci ramadhan.

Kehadiran Wagubri, juga mendapat sambutan hangat dari pengurus serta para jemaah Masjid Nurul Yaqin yang juga sangat antusias mengikuti kegiatan iktikaf dimalam terakhir ramadhan bersama Wagubri. Dimana kegiatan Iktikaf yang di mulai sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tersebut, sebelumnya diawali dengan makanan ringan bersama yang telah disiapkan pengurus mesjid.

Sedangkan pelaksanaan iktikaf sendiri, diawali dengan sholat tahajud berjamaah yang dipimpin langsung oleh imam Masjid Nurul yaqin yang selanjutnya pelaksanaan tausiah yang membajasa tentang isi surah Al falaq dan An Nas yang yang disampaikan ustat Fajeriansyah.

Seiring waktu, tampa terasa Jam pun telah menunjukan pukul 04.00 pagi, Wagubri, pengurus masjid dan para jemaah pun melakukan makan sahur bersama. Dimana Wagubri menyampaikan sahur bersama ini sangat terasa nikmat karena didasari kebersamaa yang luar biasa.

“Dan kenikmati seperti ini belum tentu didapatkan semua orang. Maka itu, kita terus menghimbau masyarakat ramaikan masjid dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang pahalanya cukup besar untuk kita. Terutama salama bulan suci ramadhan,” kata Wagubri.

Wagubri juga mengharapkan, kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan kedepan. Sehingga masjid-masjid akan selalu ramai dari kegiatan-kegiatan keagamaan yang selama ini terkendala akibat musibah COVID-19.

“Kita juga berharap dan berdo’a diberikan umur yang panjang ole Allah SWT. Dan bisa kembali dipertemukan pada ramdhan-ramadhan berikutnya,” tutur Wagubri.

Usai sahur bersama Wagubri bersama jemaah, kembali melanjutkan iktikaf sholat subuh berjemaah yang kembali dipimpin oleh imam Masjid Nurul Yaqin. Dimana habis sholat subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah menjelang datangnya waktu suruq.

Tausiah setelah sholat subuh ini sedikit berbeda dengan tausiah setelah sholat tahajud sebelumnya. Dimana, tausiah yang disampaikan ustat Yunus lubis ini membuat jemaah sangat haru dan sampai meneteskan air mata. Pasalnya, tausiah itu membahas terkait ramadhan yang sebentar lagi meninggalkan kita yang belum tentu bisa berjumpa lagi pada ramdhan berikutnya.

“Dalam hitungan beberapa jam lagi ramadan akan meninggalkan kita, dan diantara kita ini tidak ada satupun yang tau apakah kita masih bisa bertemu dan bersama kembali pada ramadan yang akan datang,” tuturnya.

Tausiah Ustat Yunus lubis inipun, menjadi tausiah penutup kegiatan iktikaf Wagubri pada ramadhan 1443 Hijriah yang juga diiringi dengan sholat Syuruq oleh masing masing jemaah.(dre)

Check Also

PASTI HARU, PESTA HELAT RAKYAT MELEPAS MASA BAKTI FIRDAUS-AYAT

  PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Sejak tahun 2012-2022 Firdaus Ayat memimpin kota Pekanbaru. Tepat, Ahad (22/5/2022), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.