Jumat , 12 Agustus 2022

Hari Bhakti Adhyaksa 2022, Pemkab Kampar Gelar Baksos Bersama Kejaksaan Negeri

Bangkinang (khabarmetro.com) – Bersempena Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 62 yang jatuh pada tanggal 22 Juli tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Kampar bersama dengan Kejaksaan Negeri Kampar akan melaksanakan bhakti sosial terkait dengan penanggulangan Stunting dengan menggandeng Universitas Sumatera Utara Khususnya Fakultas Kedokteran USU Sumatera Utara.

Pemerintah menargetkan angka prevalensi kekerdilan atau stunting pada tahun 2024 berada di bawah 14 persen.

“Secara program kita telah menyusun dalam penanggulangan dan penanganan stunting di Kabupaten Kampar khususnya terhadap penanganan hulu hingga hilir.  Apalagi kita harus dapat menurunkan angka Stunting pada level 14 Persen pada tahun 2024,” ujar Penjabat Bupati Kampar Dr Kamsol MM saat menerima kunjungan dan audiensi Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arief Budiman, SH, MH di Ruang Kerja Bupati Kampar di Bangkinang Kota, Senin, (26/06). Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Zulhendra Das’at dan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dr. Wildan, Dr. Suratmin S. Pa Ketua FK USU, Kabid Di Dinas Kesehatan Kampar Poppy, S. KM, M. Kes.

Menurut bupati, perlu sinergitas bersama antara pemerintah, Universitas dan akademisi serta pengusaha dalam penanganan dan penurunan angka stunting, Sinergi dengan daerah terutama terkait apa yang segera dapat dilakukan, terutama terhadap asupan gizi.

Untuk program, pemetaan dan data sudah pihaknya sudah melakukan, tinggal bagaimana eksen cepat terhadap stunting seperti suply makanan, susu dan vitamin, perbaikan lingkungan tempat tinggal dan Fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK).

Kamsol minta, aktifkan edukasi kepada ibu-ibu yang akan melakukan pernikahan, sedang hamil atau bayi yang baru lahir. “Kita juga heran dengan sumber daya pangan yang cukup kaya di Kampar, kok masih banyak kasus stunting terjadi, ini harus dapat kita carikan solusi, sebab dan musababnya. Kadang hanya penyebab sepele ada ibu-ibu hamil yang tidak mau makan ini perlu penanganan khusus,” ujar Kamsol lagi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arief Budiman, SH, MH mengatakan bahwa puncak hari Bhakti Adhyaksa ke 62 jatuh pada 22 Juli 2022,  sebelum atau hari Puncak Hari Adiyaksa pihaknya akan melakukan kegiatan bhakti sosial kesehatan di desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu, sesuai dengan arahan dari Kajaksaan Tinggi Riau beberapa waktu lalu.

Sementara itu dr. Wildan dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara mengatakan, bersempena dengan hari Adiyaksa pihaknya akan melakukan Bhakti Sosial yang bukan saja insidensial, namun juga melakukan sosialisasi terkait stanting ini. Sosialisasi diperlukan setahun sebelum lahir, masa hamil dan  dua tahun setelah lahir.

Wildan juga minta ditangani dari hulu sampai hilir, masalahnya mulai dari remaja putri , pra nikah, ada kampanye menunda pernikahan usia muda, kekurangan gizi pada ibu hamil, dan seribu hari kelahiran, anak-anak yang lahir dibawah 2.5 Kilo gram, ujar Wildan yang juga merupakan Tim Ahli Epidimilogo Fakultas Kedokteran IKA AL USU. (her)

Check Also

Pemkab Kampar Tidak Menghiraukan Koperasi Iyo Basamo Versi Hermayalis

Kampar (khabarmetro.com) – Koperasi Iyo Basamo Versi Hermayalis tidak menghadiri undangan penandatanganan MoU bersama dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.