Sabtu , 18 September 2021

Gesa Layanan Prima, Kali ini Petugas UPT Menyasar Perkampungan Tionghoa

 

SELATPANJANG (Khabarmetro.com) – UPT Pengelolaan Pendapatan Selatpanjang, terus gencar mengejar tunggakan wajib pajak dari rumah kerumah warga (door to door). Dalam kegiatan ini pihak UPT Samsat tetap mengedepankan keramahan saat menyasar rumah warga.

Kali ini Petugas Samsat menyasar perkampungan warga Tionghoa seperti jalan Belanak, Jalan Belut, Jalan Teratai dan Jalan Jumpul, Selatpanjang.

“Ini salah satu kegiatan unggulan kami di tahun 2021. Yaitu jemput bola dari rumah kerumah (door to door), ini bentuk layanan prima kami kepada masyarakat Selatpanjang,” kata Kapala UPT Samsat Selatpanjang, Sudirman, Senin (21/06/21).

Selain menyasar rumah warga, Kepala UPT Samsat juga menyarankan agar Team Brigade penagih pajak tidak terpaku bedasarkan daftar tunggakan dari kantor Induk, akan tetapi setiap kendaraan yang ditemui yang terparkir di halaman rumah, ruko dan lainnya wajib di tanyakan terlebih jika plat nomor kendaraan mereka mati.

Walaupun kegiatan tersebut tak terdaftar dalam Dokumen Pelaksaan Anggara (DPA), hal ditersebut dilalukan mengingat kurangnya argumentasi dari Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan Program dengan team Bapeda dan BPKAD. Sehingga mengakibatkan kegiatan ini terpaksa pihak UPT Samsat talangi dengan sendirinya.

Ia juga berharap, pihak Bapeda dan BPKAD yang notabene atau berkompeten dalam mengeluarkan nomenkelatur kegiatan agar terealisasi keseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan ini serupa di beberapa kegiatan lainnya di tahun 2021. Tujuannya agar pada tahun 2022 tak ada alasan untuk menahan atau tidak mengeluarkan nomenkelatur kegiatan.

“Dengan keluarnya nomenkelatur tersebut nantinya tidak menjadi kendala lagi bagi kami dalam membangun komunikasi, dan sosialisasi dengan masyarakat di sembilan kecamatan seluruh Kabupaten Kepulauan Merantijelasnya lagi,” bebernya.

Selain itu, beber dia, perlu ditegaskan disini, seluruh UPT/UP dibawah Bapenda adalah ujung tombak mesin pencari uang. “Jadi tolong kami jangan disamakan dengan UPT dibawah OPD lainnya dalam lingkungan Pemerintah Provinsi Riau,” pungkasnya. (Rn)

Check Also

Pemkab Inhu Permudah  Transaksi Melalui Aplikasi “Bela Pengadaan”

Bupati : Pemerintah Perlu Memberikan Kesempatan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil    INHU (Khabarmetro.com)– Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *