Rabu , 27 Oktober 2021

Gelar Musdalub, Zulfan Azmi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PSTI Kampar

BANGKINANG KOTA (Khabarmetro.com) – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI Kampar gelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) setelah terjadinya kekosongan ketua akibat ketua yang lama Oyong Rizal meninggal dunia bulan Oktober 2020 lalu.

Acara yang digelar di cafe Bangkinang Kota ini
dibuka Sekretaris Fitra Fadhali SE selaku plt Ketua PSTI Kabupaten Kampar sekaligus ketua panitia Musdalub PSTI. Sabtu (14/11/2020)

Dalam sambutannya, Fitra menyampaikan tujuan digelarnya Musdalub untuk memilih ketua PSTI Kabupaten Kampar yang baru setelah ketua lama menghadap ilahi dalam masa jabatanya.”Sebelumnya marilah kita bersama mendoakan Almarhum Pak Oyong Husnul Khotimah” Katanya.

“Oleh karena itu roda organisasi ini harus tetap dijalankan, maka kami berharap pada kesempatan ini marilah kita bulatkan suara untuk menentukan pimpinan di PSTI Kabupaten Kampar. Silahkan rekan-rekan berikan hak suara”. Pinta Fitra

Sebagaimana diketahui, pada Porprov yang digelar di Kabupaten beberapa tahun yang lalu PSTI Kampar berhasil menyumbangkan emas dan perunggu.

Setelah dilakukan aklamasi, akhirnya terpilihlah Zulfan Azmi ST.MT.MM sebagai ketua yang baru masa jabatan 2020-2024 mendatang.

Pria yang memasuki periode ketiga sebagai Legislator di DPRD Kampar dan saat ini juga ditunjuk sebagai Ketua Komisi III mengucapkan ribuan terima kasih atas kepercayaan dari semua pengurus dan anggota PSTI Kampar yang telah memilihnya sebagai ketua yang baru.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan rekan-rekan yang memilih saya sebagai ketua PSTI Kabupaten Kampar periode 2020-2024″Ungkapnya

Lebih lanjut pria kelahiran Teratak Rumbio ini menerangkan bahwa waktu menimba ilmu di Yogyakarta pernah dipercaya sebagai Ketua Mahasiswa Kampar. Sebagai salah satu bentuk prestasinya pernah juga sukses menggelar Kampar Cup yang diikuti oleh klub takraw se -Indonesia.

Selain itu pria low profil ini juga pernah ditunjuk oleh Pengprov Riau cabang olahraga Wusu hingga berhasil membawa nama Kampar menjadi juara 2 pada PON.

“Permainan takraw ini adalah olah raga akrobatik, perlu latihan yang serius dan skil yang tinggi. Untuk itu nantinya kita akan menyeleksi setiap atlet per kecamatan untuk dibina dan dilatih sehingga nantinya PSTI Kampar ini akan bisa lebih berprestasi lagi” Pungkasnya. (aaz)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *