Sabtu , 17 April 2021

Gawat, Asah Parang Pakai Gerinda Listrik, Warga Rangsang Meninggal

 

 

Warga Selatpanjang tersengat Selatpanjang saat mengasah parang pakai gerinda listrik

MERANTI (Pepos) – Sengatan listrik menewaskan Nurdin (53) warga Dwi Tunggal, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Nasib naas dialami korban saat mengikis parang menggunakan mesin gerinda di belakang rumahnya, Jalan Parit Masjid.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kapolsek Rangsang Iptu Djoni Rekmamora, menjelaskan, saat kejadian pada Rabu (4/11) pukul 11.00 WIB, korban sempat berteriak minta tolong agar isterinya mematikan aliran listrik yang terhubung dengan mesin gerinda yang digunakan.

Sang isteri, Nurul Hikmah yang sedang membersihkan pekarangan langsung berlari ke dalam rumah. Mencabut colokan dari stop kontak.

Setelah itu, sembari teriak minta tolong, Nurul menghampiri korban yang sudah dalam keadaan terbaring di atas tanah.

Tidak lama kemudian, tetangganya, Idhar Kholid pun mendatangi tempat kejadian. Idhar dibantu M Fajri, mengangkat korban ke dalam rumah.

”Menurut saksi, saat itu korban terdengar masih mengeluarkan nafas. Namun, pada saat tim medis Puskesmas Tanjungsamak mendatangi rumah korban, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” kata Djoni.

Terhadap satu unit alat gerinda itu dilakukan pengecekan oleh petugas PLN menggunakan tespen. Disampaikan Kapolsek, bahwa dari hasil pengecekan didapati alat gerinda tersebut mengeluarkan listrik dari body mesin yang terbuat dari besi. (dam)

 

Check Also

KUKERTA Terintegrasi 2021, Mahasiswa UNRI Ikut Serta Menyukseskan Tradisi Be aghak Balimau

Bengkalis – (Khabarmetro.com) – Menyambut bulan suci Ramadhan, mandi Balimau diadakan di Desa Teluk Latak, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *