Jumat , 20 Mei 2022

Elektabilitas Airlangga Hartarto dan Partai Golkar Tertinggi

Ini Fakta Survei di Kalangan Milenial

Airlangga Hartarto/Akun Facebook Airlangga Hartarto

JAKARTA (Khabarmetro.com) – Salah satu hasil survei meyakinkan disampaikan ke publik, terkait elektabiltas Airlangga Hartarto dan Partai Golkar yang dipimpinnya. Hasil dari survei ini, jelas bahwa saat ini, Airlangga dan Partai Golkar punya elektabilitas tertinggi, khususnya di kalangan milenial.

Survei ini dilakukan oleh Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM), terhadap Generasi mileneal dengan berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan. untuk Mencari tahu sudut pandang mereka menjelang hajatan demokrasi di tahun 2024 mendatang.

Alamsyah Wijaya, Direktur Eksekutif LPMM, seperti diberitakan babe.news, dalam keterangannya, Selasa (25/1/22) menyebutkan, ketika diberi pertanyaan tanpa mengunakan kuisioner dengan pertanyaan: Parpol mana yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini, maka jawaban generasi milenial akan memilih Partai Golkar sebanyak 14,4 persen, PDI Perjuangan 13,9 persen, Gerindra 12,7 persen, Demokrat 6,4 persen, dan PKS 5,2 persen.

“Sedangkan, PKB 4,2 persen, Nasdem 3,3 persen, PAN 2,2 persen, PPP 1,8 persen, PRIMA 1,7 persen, Perindo 1,4 persen, PSI 0,4 persen, Hanura 0,4 persen dan partai lainnya dibawah 0,4 persen, serta tidak menjawab 29,6 persen,” jelas Alamsyah.

Lalu, lanjut Alamsyah, ketika diminta untuk menentukan pilihan terhadap partai politik dengan mengunakan kuisioner dengan nama-nama Parpol yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini, maka hasil pilihan generasi milenial, pun untuk Partai Golkar tertinggi, yakni sebanyak 15,7 persen.

Di urutan kedua Gerindra 14,7 persen, PDI Perjuangan 14,3 persen, Demokrat 9,7 persen, PKS 7,3 persen, PKB 4,7 persen, Nasdem 4,3 persen, PAN 2,8 persen, PPP 1,8 persen, PRIMA 1,8 persen, Perindo 1,5 persen, Garuda 1,0 persen,PSI 0,7 persen. Lalu, Partai Gelora 0,6 persen, Hanura 0,5 persen, PBB, 0,4 persen, Berkarya 0,3 persen, PKPI 0,2 persen.
“Partai lainnya di bawah 0,4 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 15,9 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, tokoh yang dipilih generasi milinial sebagai sosok Presiden jika Pilpres dilakukan hari ini, Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang tertinggi keterpilihannya oleh Generasi Milenial dengan 25,8 persen, Ganjar Pranowo 17,5 persen, Prabowo Subianto 7,9 persen, Gatot Nurmantyo 5,3 persen, Ridwan Kamil 4,6 ,Sandiaga Uno 4,4 persen, dan Agus Harimurti Yudyono 4,2 persen.

Lalu, Erick Thohir sebanyak 3,9 persen, Anies Baswedan 3,8 persen, Puan Maharani 2,9 persen, Muhaimin Iskandar 2,1 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,8 persen , Tri Rismaharini 1,4 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 14,4 persen.

“Tingginya tingkat keterpilihan atau elektabilitas Airlangga Hartarto hari ini dibandingkan dengan tokoh lainnya karena Airlangga dianggap sebagai tokoh yang punya visi besar dengan Revolusi Industri 4.0,” ujarnya.

Survei ini mengunakan Metode penelitian survei kuantitatif yang digunakan untuk mendapatkan data yang terjadi pada masa lampau atau saat ini, tentang keyakinan, pendapat, karakteristik perilaku, hubungan variabel dan untuk menguji beberapa hipotesis tentang variabel sosiologis dan psikologis dari sampel yang diambil dari populasi tertentu.

Sampel yang diambil sebanyak 1.962 dari jumlah populasi Generasi milenial yang keberadaannya tersebar di 34 provinsi , hasil survei ini memiliki Margin of Error +/- 2,23 persen dengan Tingkat kepercayaan 95 persen Penelitian dimulai sejak 3 s/d 19 Januari 2022 Teknik Penarikan sample mengunakan metode multistage random samplingTeknik pengumpulan data dengan pengamatan (wawancara atau kuisioner).

Hasil penelitian ini, juga menemukan pandangan generasi milenial bahwa di tengah tahun politik ini, sebanyak 87,8 persen Generasi milenial menginginkan sosok pemimpin “zaman now”. Pemimpin yang bisa memahami keinginan rakyat sepenuhnya. Memenuhi hak kaum marjinal juga tak luput dari perhatiannya. Sebab dia menyadari betul kelompok minoritas suka terabaikan.

“Sebanyak 85,8 persen Generasi milenial menginginkan sosok presiden/pemimpin yang tepat janji serta tulus bekerja untuk melayani rakyat, dan bukan janji manis. Mereka butuh bukti, dimana pembangunan Indonesia belum rata, terpusat di kota saja,” kata Alamsyah.

Hasil penelitian tentang Preferensi Politik Generasi Milenial didapati, bahwa ternyata hanya 47,9 yang mengetahui nama-nama Parpol sebagai peserta pemilu dan sebanyak 52,1 persen tidak begitu mengetahui.(irg/int)

 

Check Also

PASTI HARU, PESTA HELAT RAKYAT MELEPAS MASA BAKTI FIRDAUS-AYAT

  PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Sejak tahun 2012-2022 Firdaus Ayat memimpin kota Pekanbaru. Tepat, Ahad (22/5/2022), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.