Sabtu , 28 November 2020

dr Indra Yovi Sebut Pergerakan Covid-19 Riau Melandai

PEKANBARU, (Khabarmetro.com)– Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dokter Indra Yovi sampaikan jumlah kasus Covid-19 di provinsi Riau mulai melandai. Hal ini sejalan dengan perkembangan peningkatan kasus terkonfirmasi saat ini di Riau.

Kata Indra Yovi, gambaran secara angka kondisi pasien terkonfirmasi corona di Riau jauh lebih baik jika dibandingkan dengan situasi awal hingga pertengahan Oktober 2020 lalu.

“Saat ini total (kasus) ada 15 ribu sekian. Untuk total yang dirawat ada 2021. Ini sudah turun, kita sempat tangani 4.000-an,” katanya akhir pekan lalu.

Dirincikan dari 2021 pasien Covid-19 yang ditangani, ada sekitar 1.300 masih harus menjalani isolasi mandiri, dan hampir 600 pasien covid-19 lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain itu, dijelaskannya, untuk ketersedian ruang ICU juga sangat memadai. Hanya saja di Riau untuk angka kasus kematian akibat Covid-19 masih terjadi.

“Memang untuk angka kematian masih belum memuaskan kita. Hampir setiap hari selalu ada yang meninggal akibat corona,” ungkapnya.

Jika dilihat secara pergerakan kurva angka pasien covid-19 dirawat cenderung melandai, artinya belum bergerak ke arah penurunan.
“Kalau turun belum. Jangan disebut turun. Nanti kita takutnya orang bereuforia lagi. Yang jelas kondisi ini belum bisa kita lihat itu hasil dari libur panjang. Makanya kami khawatir masyarakat senang, kemudian kembali tidak patuh pada protokol kesehatan,” tambah Indra Yovi.

Dia menambahkan, meski kondisi kasus Covid-19 di Riau cenderung melandai, pihaknya tetap meminta kepada masyarakat agar patuh pada protokol kesehatan. Metode itu, merupakan satu-satunya cara yang bisa dilakukan masyarakat dalam upaya menekan angka kasus penyebaran Covid-19.

Pemprov Riau, melalui Satgat Penanganan Covid-19, hingga kini masih melakukan upaya-upaya strategis untuk menekan angka kasus penularan. Setidaknya, ketersedian sarana dan pra sarana di fasilitas kesehatan di Riau, kini sudah sangat memadai.

Menurut data dari Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dari 12 kabupaten/kota di Riau hanya tinggal satu kabupaten yang berstatus zona merah atau red zone. Yakni Kabupaten Bengkalis, dimana masih ada tiga kecamatan yang berada dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Sedangkan daerah lain di Riau, cenderung bergerak ke zona orange dan zona kuning. Hal ini jelas menunjukkan bahwa kinerja semua pihak sudah menunjukkan hasil, meski tetap harus diwaspadai terhadap penyebaran kasus kedepannya. (dre)

About Amat Tarmizi

Check Also

Riau Didukung Gubri Jadi Tuan Rumah Rakernas II MASATA 2021

MASATA Riau Hadiri Rakernas I di Bandung Ketua MASATA DPD Riau Ahmad Fadli (dua kanan) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *