Selasa , 11 Mei 2021

DPRD Dan Pemkab Bengkalis Tandatangani KUA PPAS APBD 2021

BENGKALIS, (Khabarmetro.com)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun 2021, Jumat 27 November 2020.

Penandatanganan Nota Kesepahaman KUA-PPAS tersebut langsung ditandatangani Ketua DPRD H. Khairul Umam, Wakil Ketua DPRD Syharial ST MSi, Syaiful Ardi dan Penjabat Bupati Bengkalis Syahrial Abdi dihadiri sebanyak 19 orang anggota DPRD dan Kepala OPD serta Sekda Bengkalis.

Dalam kesempatan tersebut, H. Khairul Umam menyampaikan setelah melalui rapat Banggar dan TAPD pada (16 November 2020). Selanjutnya dilanjutkan dengan pembahasan ditingkat komisi bersama OPD terkait telah dimulai dari tanggal (17 -25 November 2020).

Kemudian dilanjutkan dengan rapat Badan Anggaran bersama TAPD yang berlangsung dinamis. Selain dinamis dan kritis serta rasional dalam suasana yang demokratis, sehingga dapat menghasilkan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2021 yang mendapatkan prinsip skala prioritas.

“Pendapatan dan belanja daerah yang rasional yang pada akhirnya diharapkan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2021 bisa ditetapkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sehingga pemdapatan APBD sebesar Rp3.045.966. 260.501triliun dan Belanja daerah Rp3.224.373.422.622 Triliun sedangkan pembiayaan daerah Rp178.407.162.161 Milyar,”ujar Khairul Umam.

Lanjut Ketua DPRD, persetujuan yang dituangkan dalam nota kesepakatan merupakan perwujudan dari rasa tanggung jawab DPRD Kabupaten Bengkalis dan keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Dalam rangka mewujudkan visi kabupaten Bengkalis.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syahrial Basri mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan komisi yang tidak kenal lelah melakukan rapat pembahasan sehingga semuanya menjadi rampung.

”Terima kasih kepada rekan-rekan komisi yang telah melakukan rapat secara intensif, terus menerus sehingga merampungkan pembahasan,” ujarnya

Ia juga mengingatkan kedepan TAPD tidak boleh berulang lagi terlambat dalam menyampaikan dokumen KUA PPAS. Karena menurutnya sangat menganggu kelancaran segala keperluan untuk membahas rancangan keuangan daerah ini.

”TAPD kita minta ke depan jangan terlambat lagi dalam menyampaikan dokumen KUA PPAS. Kalau terlambat bisa berimbas dengan ketepatan waktu dan segala macamnya,”pungkas Syahrial lagi.

Sementara, penjabat Bupati Bengkalis Syahrial Abdi mengucapkan terimakasih kepada DPRD Bengkalis atas kesediaan untuk menjadwalkan Penandatanganan Nota Kesepakatan tentang kebijakan umum APBD dan Prioritas Plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2021.

“Mudah mudahan dengan kesepakatan hari ini dapat segera ditindaklanjuti dalam proses dan tahapan berikutnya,”ungkap Pj Bupati Bengkalis Syahrial Abdi.

Masih kata Pj Bupati, memperhitungkan seluruh potensi pendapatan yang mengakomodir belanja belanja yang bersifat prioritas wajib dan mengikat dengan mempedomani peraturan menteri dalam negeri nomor 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapat belanja daerah tahun 2020.

“Satu tanggapan tetap memperhatikan arahan pemerintah seperti pemulihan ekonomi nasional penanganan Covid-19 dan antisipasi dampak karhutla. Kemudian kita lihat secara umum posisi rancangan pendapatan belanja daerah dan pembiayaan dalam nota kesepakatan, kebijakan umum APBD dan Prioritas dan Plafon sementara atau KUA PPAS tahun anggaran 2021,”pungkasnya. (ris)

Check Also

Dalam Satu Malam, Polsek Batang Cenaku Ciduk 3 Pengedar Sabu

  BATANGCENAKU (Khabarmetro.com)– Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui Polsek Batang Cenaku mengamankan 3 tersangka pengedar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *