Sabtu , 18 September 2021

Dorong Perubahan Perilaku Masyarakat Dimasa Pandemi, Pengabdian Kukerta Universitas Riau Produksi Sabun Cuci Tangan Cair Di Desa Sei Putih

Kampar (khabarmetro.com) – Penyebaran covid-19 yang semakin cepat dan berbahaya, menuntut masyarakat untuk semakin menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Kegiatan seperti mencuci tangan dan menjaga jarak telah menjadi hal penting dalam mencegah penyebaran covid-19. Tim pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau tahun 2021 Desa Sei Putih, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar melalukakan produksi sabun cuci tangan pada rabu, 25 agustus 2021. Produksi sabun cuci tangan ini ditujukan untuk mendorong keselamatan masyarakat dengan penyediaan infrastruktur sederhana pendukung perubahan perilaku dalam pandemi.

Sabun cuci tangan yang telah di produksi kemudian dikemas dalam botol dan dibagikan ke berbagai tempat strategis di desa Sei Putih. Beberapa tempat yang menjadi sasaran pembagian sabun cuci tangan diantaranya adalah Pasar Desa, SDN 014 Sei Putih, SDN 028 Sei Putih, Puskesmas Pembantu dan Kantor Desa Sei Putih. Pembagian sabun cuci tangan ini juga disertai sosialisasi mencuci tangan dan kebiasaan new normal di era pandemi covid-19.

Retna Gian salah satu mahasiswa Kukerta menyampaikan bahwa produksi dan pembagian sabun cuci tangan ini merupakan usaha atau ikhtiar yang dapat dilakukan oleh mahasiswa Kukerta dalam membantu pencegahan penyebaran covid-19 di desa Sungai Putih. Lebih lanjut, mahasiswa jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau ini menyampaikan bahwa salah satu cara paling efektif dalam mencegah penyebaran covid-19 adalah dengan selalu menjaga kebersihan dan membiasakan untuk mencuci tangan.

H.Bambang Rubianto Kepala Desa Sei Putih mengaku mengapresiasi dan mendukung upaya yang dilakukan oleh mahasiswa Kukerta Universitas Riau dalam mencegah penyebaran covid-19 di desanya. Senada dengan Bambang, Mardioner Kepala SDN 014 Sei Putih mengucapkan terimakasih atas usaha yang dilakukan oleh mahasiswa Kukerta Universitas Riau ini. Menurutnya, sabun cuci tangan yang diproduksi akan sangat bermanfaat terutama di lingkungan sekolah dengan anak anak yang penting untuk selalu diajarkan menjaga kebersihan dan kesehatan diri.(km3)

Check Also

Pemkab Inhu Permudah  Transaksi Melalui Aplikasi “Bela Pengadaan”

Bupati : Pemerintah Perlu Memberikan Kesempatan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil    INHU (Khabarmetro.com)– Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *