Rabu , 27 Oktober 2021

Dirawat 13 Hari, RS Bhayangkara Serahkan Bayi Ditemukan Warga Ke Dinsos Pekanbaru

PEKANBARU, (Khabarmetro.com)– Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, serahkan bayi malang yang ditemukan warga di Jalan Delima IX Gang Keluarga, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan sekitar dua minggu lalu ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru. Jumat (5/3).

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut, diserahkan lansung oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Polda Riau, AKBP drg Agung Hadi Wijanarko Sp BM kepada Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Mahyuddin yang juga disaksikan Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Riau, Dewi Arisanty, Penyidik Polsek Tampan, Kasubbit Dokpol Biddokes Polda Riau,
Kompol Supriato serta pihak terkait lainya.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Polda Riau, AKBP, drg Agung Hadi Wijanarko Sp BM, mengatakan jika penyerahan bayi ini, setelah pihak Rumah Sakit Bhayangkara memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat dan mengalami pertumbuhan cukup baik selama lebih kurang 13 hari di rawat oleh dr spesialis anak yang ada di lingkungan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Pada hal kata dr Agung, saat di serahkan pihak Polsek Tampan kepada Rumah Sakit Bhayangkara beberapa minggu lalu, kondisi bayi ini dalam keadaan sedikit memprihatinkan akibat kurang perawatan. Dimana selain berat badan bayi hanya 2,2 kg yang jauh dibawa kondisi normal juga mengalami kerusakan pada beberapa bagian kulit seperti iritasi dan bekas gigitan hewan kecil yang sedikit berpengaruh pada kesehatan bayi.

“Saat ini kondisi bayi jauh lebih baik. Berat badanya juga sudah naik menjadi 2,7 kg dengan panjang badan lebih kurang sudah mencapai sekitar 42 cm. Maka itu kita bersedia meyerahkan kepada pihak Dinas Sosial untuk tindak lanjut perawatan kedepannya,” kata dr Agung.

Terkait proses penyerahan bayi tersebut, dr Agung mengatakan sesuai prosedur dan jalur hukum berlaku, dimana pihak Rumah Sakit Bhayangkara menyerahkan kepada pihak penyidik Polsek Tampan yang selanjutnya baru diserahkan kepada pihak Dinas Sosial. Sedangkan untuk penyerahan kepada orang tua asuh itu merupakan kewenangan Dinas Sosial yang sebelumnya melakukan penilaian kelayakan, kemampuan sesuai syarat menjadi orang tua asuh dari bayi terkait.

“Yang pasti kita dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara hanya sebagai penanganan status kesehatan bayi dari yang tidak layak (Tidak terawat. Red) menjadi sehat dan memenuhi syarat untuk dilakukan adopsi seperti saat ini,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Mahyuddin mengatakan, untuk perawatan bayi selanjutnya pihak Disnsos sudah memiliki tiga calon orang tua asuh yang sebelumnya mengajukan permohonan ke Dinsos Pekanbaru. Tiga calon tersebut setelah dinilai sama-sama memenuhi syarat. Sehingga untuk penetapan dilakukan penilaian lagi yang diambil dari tingkat pekerjaan calon.

Karena ada tiga calon, maka Dinsos melakukan penilaian lagi siapa yang paling layak untuk menerima. Untuk sementara waktu Dinsos sudah menetapkan kepada salah satu keluarga yang dinilai lebih layak lagi dari calon lainya.

“Calon yang di tetapkan itu dilihat dari pekerjaannya, yaitu hanya sebagai ibu rumah tangga. Alasannya lebih banyak waktu mengurus bayi,” kata Mahyudin.

Mahyudin juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Rumah Sakit Bhayangkara yang telah melakukan perawatan tarhadap bayi selama ini. Terutama terhadap kesehatan bayi yang saat ini sangat sehat dan mengalami pertumbuhan sangat baik.

“Saat ini ini kita tinggal memproses adopsi, jika proses adposi tuntas tinggal melakukan pengawasan dan kemarau perkembangan bayi. Karena meskipun telah di adopsi perkembangan bayi tersebut tetap diawasi Dinsos sampai batas waktu yang ditetapkan sesuai aturan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Bayi malang yang diserahkan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau ke Dinsos tersebut, merupakan bayi yang ditemukan warga Minggu 21 Februari 2021 lalu dalam keadaan terbungkus di Jalan Delima IX Gang Keluarga, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Bayi itu, awalnya ditemukan oleh Edi (36) sekitar pukul 11.00 Wib yang selanjutnya dilaporkan ke pihak Polsek Tampan dan menyerahkan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. (dre)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *