Jumat , 2 Desember 2022

DINAMIKA TRANSPORT VERTIKAL ESTUARIA (STUDI KASUS ESTUARIA DUMAI)

Penelitian Unggulan Universitas Riau yang diketuai oleh Prof. Dr.Mubarak, M.Si dan beranggotakan Prof. Dr. Ir. Rifardi, M.Sc, serta Dr. Dessy Yoswaty, SPi, MSi telah melaksanakan penelitian lapangan pada 16-19 September 2022. Penelitian ini juga melibatkan tenaga Pranata Labor Oseanografi Fisika Ilmu Kelautan dan 5 orang mahasiswa tingkat akhir Ilmu Kelutan.

Menurut Prof Mubarak, bahwa keterlibatan mahasiswa tingkat akhir dalam penelitian ini bertujuan uuntuk memberi pengalaman kepada mahasiswa dalam melaksanaan penelitian dalam satu tim. Selain itu juga, untuk membantu mahasiswa dalam penelitian tugas akhirnya. Tentunya dengan harapan mahasiswa dapat menyelesaikan program S1 lebih cepat.

Selanjutnya dijelaskan penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai Dinamika transport Vertikal di Estuaria yang berkaitan dengan sedimen tersuspensi pada perairan Selat Rupat. Penelitian ini merupakan upaya dalam melindungi ekosistem laut dan pesisir secara berkelanjutan.

Sebagaimana diketahui bahwa dinamika di daerah estuari cukup kompleks, dan juga memiliki karakteristik yang berbeda antara satu estuari dengan estuari yang lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kajian lingkungan estuari dengan tujuan pengelolaan estuari berkelanjutan.

Estuari sungai Dumai merupakan satu dari dua estuaria di perairan selat Rupat yang sangat penting dalam kehidupan di sekitar selat Rupat. Perlu diketahui bahwasannya wilayah pesisir merupakan wilayah yang rentan akan perubahan, dikarenakan wilayah ini merupakan pertemuan antara dua energi yang berasal dari daratan maupun lautan.

Banyaknya aktivitas di sekitar estuaria telah menyebabkan terjadinya degradasi lingkungan, sehingga ekosistem alami akan terganggu, untuk itu dalam rangka pengelolaan lingkungan estuary, perlu didukung oleh data-data dan pengetahuan yang lengkap tentang dinamika estuari, salah satunya adalah tentang distribusi vertikal sedimen di perairan estuari. Oleh karena itulah, maka dilakukan kajian terkait dengan transport secara vertical (berdasarkan kedalaman) mengenai sedimen tersuspensi pada perairan Selat Rupat, khususnya di estuari selat rupat.

Dalam penelitian tentang distribusi vertikal sedimen tersuspensi, dilakukan kajian pengaruh pasang surut terhadap proses percampuran di muara yang pada akhirnya mempengaruhi dinamika transpor salinitas, dapat diselidiki dengan melihat pengaruh pasang surut terhadap distribusi vertikal salinitas. Pembahasan yang hanya berdasarkan data runtun waktu dari beberapa pengukuran belum memberikan hasil yang memuaskan mengenai perilaku salinitas di muara. Berbeda dengan distribusi sedimen tersuspensi, salinitas (terutama permukaan) dipengaruhi oleh interaksi atmosfer, yaitu radiasi matahari, yang harus diperhatikan dalam model untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Hasil simulasi dengan variasi koefisien pencampuran menunjukkan bahwa pengaruh pasang surut akan signifikan ketika koefisien pencampuran tinggi.

Selanjutnya hasil penelitian ini telah dipresentasikan dalam seminar internasional, yakni The 11th International Seminar of Fisheries and Marine Science (ISFM), yang dilaksanakan pada 14-15 September 2022.

Check Also

Sukses Remajakan Sawit, Jatmiko CEO Terbaik se- Indonesia

Pekanbaru – Jatmiko Krisna Santosa, Direktur PT Perkebunan Nusantara V berhasil meraih penghargaan sebagai satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.