Kamis , 29 Juli 2021

Dibalik “Garang” Seragam Loreng, Tersimpan Hati Selembut Sutra

Danrem 031/WB, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan 

 

“Terlihat “Garang” dalam penampilan, Ternyata Danrem 031/WB, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan menyimpan hati selembut sutra”

 

Laporan : Andre Zaky, Pekanbaru

 

BERBICARA Terkait penampilan, hingga kini penampilan seseorang masih saja menjadi hal pertama dan utama bagi khalayak untuk penilaian. Meskipun penampilan itu tidak bisa menjadi penentu dari sikap seseorang yang selama ini juga tak jarang membuat orang tertipu.

Bahkan, tertipu karena penampilan itu juga sudah tidak lagi menjadi rahasia umum dan sudah sering di temukan dalam kehidupan nyata. Seperti seseorang yang berpenampilan mewah ternyata aslinya susah dan hanya karena ingin terlihat “wah”. Ada juga terlihat alim, baik tapi aslinya jahat, dan ada juga sebaliknya terlihat kumuh, kotor, jorok tapi kaya dan memiliki hati baik dan lembut.

Memang, dari berbagai penampilan itu juga tidak bisa semua disalahkan, karena ada penampilan yang menjadi kewajiban dan mengharuskan seseorang untuk wajib menjalankan. Dimana penampilan itu juga merupakan tuntutan sebagai tanggung jawab dalam pekerjaan. Contohnya saja dalam kemeliteran, seperti TNI yang menuntut mereka harus tampil tegas dan terlihat garang.

Semua orang pasti tahu, menjadi TNI mereka tidak hanya dituntut berpenampilan garang, tapi memang harus garang dan tak dipungkiri dalam bertugas mereka harus mengenyampingkan hati, perasaan iba dan lainya. Apa lagi hal itu menyangkut ancaman terhadap rakyat, negara dan kedaulatan NKRI. Dimana mereka juga tidak peduli meskipun nyawa mereka menjadi korban.

Tapi, dengan begitu bukan berarti TNI bisa menjadi sosok yang selalu menakutkan, terutama bagi masyarakat yang selama ini berfikir minder bahkan takut untuk bisa dekat dan mengenal dekat dengan TNI layaknya masyarakat biasa lainnya.

Mindset menjadikan TNI sebagai sosok menakutkan seperti itu sangat salah, karena buktinya meski dituntut berpenampilan tegas kejam dan garang, TNI itu memiliki jiwa korsa yang tinggi dan memiliki hati yang lembut, dan selalu ada di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu terbukti pada Komandan Korem (Danrem) 031/WB, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan. Dimana beberapa waktu belakangan ini beliau juga menjadi pembicaraan banyak masyarakat di Riau. Salah satunya terkait penampilan dan sikapnya yang membuat masyarakat tertipu dan berakhir haru dengan beliau. Pasalnya, awal-awal menjabat masyarakat mengira meski beliau putra daerah dan karena seorang pimpinan TNI tidak akan begitu bisa memperhatikan masyarakat.

Ternyata, semua itu juga salah besar justru sebaliknya yang selalu berbuat untuk masyarakat. Apa lagi dalam kondisi pandemi Covid 19 ini. Sehingga masyarakat pun merasa bangga Korem 031/WB dipimpin Brigjen TNI M Syech Ismed.

Ungkapan tersebut disampaikan salah seorang masyarakat Riau, H Azwirman, dimana ia mengatakan jika yang membuat masyarakat bangga dari Danrem itu ia mau turun lansung kepada masyarakat untuk melihat lansung kondisi masyarakat. Dimana hal itu juga menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Riau.

“Mohon maaf, kunjungan dari TNI seperti ini sudah lama juga di ridukan masyarakat di Riau. Dan saat ini dibuktikan oleh Brigjend TNI M Syech Ismed. Jadi wajar saja mereka merasa haru” ujarnya.

Kalau di lihat saat bertugas, Danrem 031/WB, Brigjen TNI M Syech Ismed, memang tidak cuma terlihat tegas dan garang, tapi memang beliau orangnya tegas dan disiplin dalam memipin. Karena sebagai pucuk pimpinan, beliau memiliki tanggung jawab besar dan beban moral terhadap kebesaran Korem 031/WB, masyarakat serta wilayah kawasan di berbagai daerah di Riau.

Tapi, jika beliau tidak dalam bertugas, beliau juga tidak lebih dari seperti masyarakat biasa dan mau bergaul dengan masyarakat seperti layaknya masyarakat lain tampa memandang asal-usul masyarakat itu dari mana.

Bahkan tidak dipungkiri, selama jam dinas pun Jenderal bintang satu ini selalu membuka pintu untuk masyarakat untuk bersilaturahmi. Buktinya setiap hari selalu saja ada masyarakat yang diterima berkunjung untuk bertemu beliau, meskipun hanya sekedar silaturahmi. Dan ini juga yang membuktikan jika dibalik garangnya seragam loreng TNI beliau itu tersimpan hati yang lembut.

Sesuai Informasi yang dirangkum Pekanbaru Pos (Group Khabarmetro.com) dilapangan, Danrem 031/WB yang juga merupakan putra asli Riau ini, tidak hanya memiliki hati yang lembut, tapi “selembut sutra” dengan sifatnya yang redah hati dan rasa simpati maupun empati, ibarat istilah memiliki sikap tidak tegaan jika melihat seseorang dalam kondisi kesusahan maupun dalam situasi kesulitan.

Komandan kita ini, paling tidak bisa kalau sudah bertemu masyarakat susah. Apa lagi orangnya yang pernah bersama-sama beliau dulu yang mungkin nasibnya sedikit kurang baik. Jagan-jangan beliau sama anggotanya pasti tidak tegaan juga ya, kalau mau marah.
Tap kalau pelanggaran ya,, tetap pelanggaran dong,? Kan aturan apa lagi beliau orangnya disiplin kalau masalah tugas.

Sifat beliau itu, terlihat semenjak awal beliau memimpin Korem 031/WB dari beberapa bulan lalu, dimana masyarakat ini jadi program pertama yang dilakukan beliau menjabat. Terutama mebantu masyarakat tidak mampu yang terdampak akibat musibah Covid 19 yang hingga kini masih terus berjalan tiap akhir pekan dalam program Jum’at barokah.

Dalam menyalurkan bantuan ini, beliau juga pernah menerteskan air mata ketika melihat kondisi masyarakat yang beliau bantu jauh dari kelayakan. Sehingga hal itu membuat beliau untuk terus semangat membuat program dan terobosan-terobosan untuk masyarakat di Riau.

Tidak hanya itu, sesuai kondisi Covid 19 saat ini yang terus meningkat dan berdampak pada berbagai aspek di Riau, beliau bersama jajaran Korem 031/WB juga telah membuat beberapa program untuk masyarakat. Diantaranya program Babinsa Bersama Bapak Angkat (Berbakat) bantu UMKM, dan juga program Babinsa Berbagi Kuota Internet (Berkibar) untuk pendidikan. Dimana program ini juga diutamakan atau diberikan pada keluarga tidak mampu yang terdampak akibat Covid 19. Program ini, juga sudah berjalan di berbagai daerah wilayah Korem 031/WB di Provinsi Riau.

“Kita melihat lansung dampak dari Covid 19 ini terhadap masyarakat. Dampaknya tidak hanya pada ekonomi tapi juga pada dunia pendidikan. Maka itu kita terus mebuat terobosan-terobosan baru untuk masyarakat agar masyarakat tetap bisa optimal dalam menjalani kehidupan,” kata Danrem waktu itu.

Beberapa waktu lalu, Danrem bersama jajarannya juga telah berhasil menjalankan program bidang pertanian sesuai program ketahanan pangan yang di taja Mentri Pertahanan RI untuk masyarakat di daerah. Dimana untuk Riau sudah ada beberapa daerah yang menghasilkan, seperti Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) panen padi yang merupakan binaan Kodim 0321/Rohil.

Setelah itu dikabupaten Kampar, dibawa binaan Kodim 0313/Kampar yang sebelumnya juga sudah dalam rangka penanaman dan juga diresmikan bersama Gubernur Riau serta Forkopimda se Provinsi Riau.

Yang pasti, meski baru menjabat beberapa bulan di Riau, Danrem 031/WB, Brigjen TNI M Syech Ismed sudah cukup banyak membuat program untuk masyarakat di berbagai daerah di Riau. Dimana program-program yang dilaksanakan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat.

Hal itu, di akui lansung oleh masyarakat di Riau yang merasa sangat terbantu dari program-program yang diberikan Danrem.

Diantaranya, Murniati salah seorang warga tidak mampu di Kota Pekanbaru yang mengatakan sangat terbantu dengan program Danrem, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang selama ini kesulitan akibat terdampak musibah pandemi Covid 19.

“Kami sangat berterimakasih, kami sangat merasa terbantu oleh Danrem. Dan kami juga tidak menyangka kalau bantuan ini juga diantar lansung kerumah kami oleh Danrem bersama jajaran,” katanya mendoakan Danrem semoga selalu sehat dan terus sukses menjalankan tugas, terutama untuk masyarakat.

Tidak hanya masyarakat, dari keluarga Veteran pun Danrem juga banyak dapat ucapan terimakasih dan doa. Terutama pada mereka yang jarang dapat kunjungan dari pemimpin Korem 031/WB.

Seperti, dari salah seorang Veteran di Riau, Syaidina Ali yang matanya sampai berkaca-kaca saat dikunjungi Danrem di kediamannya Perumahan Wadya Graha I, Blok N nomor 9, RT03/RW09 Kelurahan Delima, Tampan, Pekanbaru.

Dengan rasa penuh haru dan air mata berlinang, bapak yang sudah terbaring ini tetap berupaya memumjukan tegar berbincang dengan Danrem, dengan sesekali ia memegang sang Jendral sebagai menunjukan kebahagiaan beliau dikunjungi Danrem.

Memang, menurut Meri anak kelima Veteran ini, sudah 30 tahun belakangan ini baru ini juga pimpinan Korem 031/WB mengunjungi bapaknya. Sehingga ini juga menjadi salah satu kehormatan bagi keluarganya yang juga mendapat perhatian.

‘’Sejak 30 tahun terakhir, baru kali ini bapak dikunjungi Danrem. Kami merasa diperhatikan. Dan semoga bapak Danrem 031/WB, Brigjen TNI M Syech Ismed selalu sehat dan sukses menjalankan tugas kedepan,” tutur ibuk ini dengan raut wajah penuh bahagia.(dre)

Check Also

SPS Riau Bertamu ke Bahana Mahasiswa Unri

Pengurus SPS Riau saat berdiskusi dengan kru Bahana Mahasiswa Unri di kantornya, Kampus Binawidya Panam. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *