Minggu , 17 Oktober 2021

Danrem 031/WB : Peningkatan Covit-19 Perlu Dievaluasi Kembali

 

PEKANBARU (Khabarmetro.com)– Beberapa hari belakangan ini, kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau terus mengalami peningkatan drastis, dengan rata-rata penambahan mencapai angka 200 hingga 300 orang per hari.

Tingginya penambahan kasus tersebut, perlu ada evaluasi kembali terkait penanganan yang telah dilaksanakan selama ini. Sehingga penekanan dan kelemahan penanganan bisa diperbaiki dan antisipasi bisa lebih dimaksimalkan kembali.

Hal tersebut disampaikan Dandrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE M Han saat mengikuti rapat koordinasi terkait perkembangan Covid-19 di Provinsi Riau, Senin (19/4l di Gedung Daerah, Pekanbaru. Dikatakannya, jika untuk evaluasi ini ada beberapa persoalan yang meski diperbaiki, seperti penerapan isolasi mandiri yang harus diperketat lagi dari sebelumnya. Karena pelaksanaan isolasi mandiri ini juga termasuk lemah karena bisa tidak terrpantau dengan baik.

“Untuk itu, isolasi mandiri ini sebaiknya dikoordinasikan lagi. Jika perlu ditiadakan dan wajib di tempat-tempat yang telah disediakan pemerintah. Sehingga bisa terus terpantau dengan kedepannya,” kata Danrem.

Selain itu kata Danrem, untuk penanganan kasus Covid-19 ini ada dua hal yang perlu dilaksanakan lagi, Pertama, dari tingkat tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 seperti dari Korem, Polda dan Satpol PP yang tugasnya ditingkatkan lagi yaitu melakukan tracing serta menegakan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) di berbagai daerah di Riau.

Kedua, pada petugas tenaga kesehatan atau dari tim dokter, rumah sakit dan tenaga medis dengan menekan atau meminimalisir angka kematian kasus Covid-19 dan meningkatkan angka kesembuhan. Hal ini tentunya berawal dari pengobatan yang harus dilakukan dengan serius dan harus termonitor.

“Dengan adanya pembagian tugas ini, maka kasus Covid-19 di Provinsi Riau bisa menurun dan di tekan lagi,” tutur Jenderal bintang satu ini.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Riau, Jaja Subagja. Menurutnya, jika untuk menyikapi meningkatnya kasus Covid-19 ini perlunya disiplin yang tegas terhadap penerapan prokes kepada masyarakat.

“Intinya melakukan pengawasan terhadap bergai lokasi seperti pasar, rumah ibadah dan tempat keramaian lainya apakah sudah menjalankan Prokes dengan baik” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga mengungkapkan jika pemerintah harus memperhatikan terkait pelaksanaan maupun ketersediaan Vaksin Covid-19 di masing-masing daerah. Karena vaksinasi ini juga sebagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Yang kita khawatirkan itu, apakah pelaksanaan vaksin berjalan atau terlaksana sepenuhnya. Ini juga harus segera kita lakukan sebagai upaya untuk menekan pertambahan angka Covid-19 di Riau,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan Forkominda provinsi dan kabupaten kota untuk selalu kompak serta bersama melakukan penegakan kepatuhan Prokes Covid-19 di berbagai daerah. Karena Protokol kesehatan ini juga kunci daei pencegahan penularan Covid-19.

“Jika disiplin Prokes ini berjalan, Insyaallah kita akan aman dan penyebaran bisa segera diatasi,” tutupnya.(dre)

Check Also

Luar Biasa, 650 Mahasiswa UT Berhasil Diwisuda

Bupati Afrizal Sintong Selesai Tepat Waktu Direktur UT Pekanbaru, Iqbal Miftakhul Mujtahid MSi, IT (tengah) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *