Jumat , 2 Desember 2022

Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi, SE Ikuti Pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi 2021 Secara Virtual

INHU (khabarmetro.com) – Bupati Indragiri Hulu Rezita Meylani Yopi, SE Mengikuti secara virtual Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2021 di Ruang Tunggu VIP lantai 4 Kantor Bupati, Rabu (25/08/2021). Tampak mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Inhu Ir. H. Hendrizal, M.Si, asisten administrasi Umun Dra. Erlina Wahyuningsih, S. IP, M. IP, serta Kepala Organisasi Prangkat Daerah (OPD).

Acara ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dari Istana Negara, dalam sambutannya presiden menyampaikan rasa syukurnya karena di tengah ketidakpastian saat ini perekonomian Indonesia semakin baik dengan tingkat inflasi terkendali.

“Kita wajib bersyukur, meskipun kita masih menghadapi ketidakpastian, perekonomian negara kita semakin membaik. Tetapi tetap kita harus menjaga kewaspadaan,” ujarnya.

Pada kuartal II-2021 perekonomian Indonesia mampu tumbuh 7,07 persen (year-on-year/YoY) dengan tingkat inflasi nasional yang terkendali di angka 1,52 persen (YoY). Presiden menyampaikan, angka inflasi tersebut jauh di bawah target inflasi 2021, yaitu sebesar tiga persen.

“Tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah juga bukan hal yang menggembirakan, karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas,” ujar Presiden mengingatkan.

Oleh karena itu, Kepala Negara juga menekankan untuk tetap waspada dan hati-hati dalam mengatur keseimbangan antara upaya penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi di kuartal III-2021 ini.

Sementara itu Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warijyo menyampaikan apresiasi kepada semua pihak baik di pusat maupun daerah yang telah bersinergi untuk mewujudkan stabilitas harga sehingga mendukung upaya pemulihan ekonomi Indonesia dan menjaga kesejahteraan rakyat.

Perry menyebut laju inflasi domestik masih terkendali. Namun untuk 2022, ada risiko tekanan inflasi yang patut diwaspadai.

“Sampai Juli 2021, inflasi terjaga rendah di hampir seluruh daerah. Secara nasional, inflasi 1,52% year-on-year,” kata Perry.

Menurut Perry, secara umum inflasi 2021 dan 2022 masih terjaga dalam kisaran target 3% plus minus satu. Akan tetapi, Perry mengungkapkan ada risiko tekanan inflasi untuk 2022.(KM-4)

Check Also

Ramah Tamah dengan 469 ASN Purna Tugas

Pj Bupati Kampar : Terimakasih Dedikasi Dan Bhakti yang diberikan Untuk Kampar. Bangkinang Kota (khabarmetro.com) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.