Rabu , 29 September 2021

Bukit Intan Makmur Masuk Nominasi Desa Pangan Aman

 

KUNTODARUSSALAM (Khabarmetro.com)– Masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) patut berbangga, pasalnya dari 7 Desa secara Nasional, Desa Bukit Intan Makmur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kab. Rohul, Provinsi Riau masuk Nominasi Desa Pangan Aman yang digelar Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pusat.

Menjelang Tim Verifikator Pusat untuk melakukan verifikasi lapangan dan penilaian di Desa Bukit Intan Makmur pada tanggal 3 Juni 2021, Plh Bupati Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si meninjau kesiapan Pemdes Bukit Intan Makmur dan KKBD, Kamis (27/5/2021).

Pemkab minta Dukungan OPD dan Masyarakat Rohul mendukung Desa Bukit Intan Makmur menjadi Desa terbaik dalam Desa Pangan Aman

Dihadapan Plh Bupati, Kepala Desa Bukit Intan Makmur Nasta’in SPdi dan para Kader KKBD mempresentasikan Profil Desa dan kegiatan para Kader KKBD dalam bentuk Video Pendek, yang intens melakukan pengawasan makan dan pangan yang aman di Desanya, untuk mewujudkan pangan yang sehat dan berkualitas.

Plh Bupati Rohul Abdul Haris saat dikonfirmasi mengucapkan terima kasih kepada Kader PKK dan KKBD yang komit dan berjuang untuk menjaga pangan di Desa Bukit Intan Makmur, agar makanan yang dikonsumsi tetap bergizi dan aman.

“Pertama kita berterima kasih kepada Kader-Kader yang menjaga keamanan Pangan di Desa Bukit Intan Makmur, memang dari 2018 semuanya berjuang bagaimana Pangan yang ada di Desa ini, betul-betul aman dan bergizi, ini luar biasa,” kata Haris

Lanjutnya, Desa Bukit Intan Makmur masuk 7 Besar Nasional yang akan dilakukan penilaian oleh BBPOM Pusat, Pemkab Rohul berharap tidak hanya mengejar Prestasi tetapi juga bagaimana tetap membiasakan menjaga kualitas dan keamanan pangan di desa.

“Hari ini kita masuk Nominasi 7 Besar Nasional yang akan dinilai tanggal 3 Juni 2021, Namun dari Pemkab Rohul sendiri tentunya kita tidak hanya mengejar prestasinya, Namun di Rohul inilah Desa yang berhasil melaksankan penjagaan kualitas dan keamanan pangan di Desanya,” ujarnya

“Sehingga kita tidak khawatir adanya masuk makanan-makanan yang terkontaminasi zat-zat yang dilarang oleh Pemerintah melalui BBPOM, yang hari ini kita harapkan nanti pada saatnya generasi yang ada di Desa BIM ini akan lebih baik, karena keamanannya sudah terjamin baik dari keamana dari gizi yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tambah Haris

Untuk mensukseskan Penilaian ini, Plh Bupati mengajak OPD dan masyarakat Rohul untuk mendukung Desa Bukit Intan Makmur sebagai Desa Percontohan terbaik nasional Desa Pangan Aman. Diperlukan klaborasi bersama dalam mensukseskan penilaian tersebut.

“Kita apresiasi untuk Desa BIM dan tentunya semua kita, baik OPD maupun masyarakat Rohul untuk berkolaborasi untuk mensukseskan penilaian yang dilaksanakan tanggal 3 Juni 2021. Melalui Dinkes Rohul sudah melakukan pembinaan-pembinaan yang sebenarnya Pembinaan ini secara kontinyu dari 2018 di desa BIM telah dilaksanakan,” kata Haris

Kepala Desa Bukit Intan Makmur Nasta’in SPdi mengatakan sejak menjabat sebagai Kepala Desa sejak 2018 lalu, komitmennya untuk mewujudkan Desa Pangan Aman ini sudah dilakukannya dengan menganggarkan Rp 10 juta bersumber dari Dana Desa.

“Sejak saya menjabat sebagai Kepala Desa pada tahun 2018 lalu, sudah saya anggarkan dari Dana Desa senilai Rp 10 Juta untuk keperluan KKBD melalui Dinas Kesehatan Rohul dan telah dibina terkait Pangan Aman,” katanya

Ia berterima kasih kepada Kader yang telah bekerja keras dengan fokus sehingga untuk tahun 2021 ini, Desa Bukit Intan Makmur bisa masuk nominasi 7 besar Nasional. Karena dengan kerja Tim yang selektif dan Fokus kinerja dengan penuh kekompakan bersama Kader.

“Sehingga Desa kita masuk Nominasi 7 Besar Nasional, karena kerja sama yang fokus dan solid, tentunya kami selaku Kepala Desa mengaku bangga dan mengucapkan atensinya kepada para Kader atas kinerja dan capaian yang telah dicapai saat ini,” ujarnya

Nastai’n mengaku masuknya Desa BIM Nominasi Nasional Desa Pangan Aman tidak terlepas dukungan Pemkab Rohul dan seluruh Kader PKK, KKBD, Guru, Ritel dan juga IRT yang dilibatkan secara keseluruhan, sehingga bisa tercapai apa yang diinginkan BBPOM untuk menjaga Pangan Aman

“Karena kader juga berperan memeriksa dengan betul-betul jika ada zat-zat yang berakibat buruk terhadap masyarakat maka akan diperiksa oleh kader kita. Tadi sudah disampaikan pak Plh Bupati, kita telah diberi alat untuk mengecek bahan tersebut dan alhamdulillah sudah berjalan kurang lebih 3 tahun,” kata Nastai’n

Untuk diketahui, 7 Desa yang masuk Nominasi Lomba Desa Pangan Aman adalah Desa Merarai Satu, Kec. Sungai Tebelian, Kab.Sintang, Kalimantan Barat. Desa Tamboo, Kec. Tilongkabila, Kab. Bone Bolango, Gorontalo. Desa Cibiru Wetan, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Jawa Barat

Kemudian Desa Bukit Intan Makmur, Kec. Kunto Darussalam, Kab. Rokan Hulu, Riau. Desa Lantan, Kec. Batukliang, Kab. Lombok Tengah, NTB. Desa Batu Ampar, Kec. Merigi, Kab. Kepahiang, Bengkulu dan Desa Panggungharjo, Kab Bantul, DI Yogyakarta

Nantinya Tim Juri dari Badan POM,  Kemenko PMK,  Kemendagri, Kemendesa,  dan Kementan telah melaksanakan penilaian dokumen Lomba Desa Pangan Aman pada bulan April 2021. Berdasarkan poin -poin penilaian dokumen telah ditetapkan 7 desa yang akan diverifikasi.

Poin hasil penilaian dokumen tersebut belum merupakan nilai akhir karena akan dilakukan kegiatan verifikasi di 7 Desa tersebut untuk melihat kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dan juga praktik di lapangannya.

Selanjutnya Desa yang memiliki akumulasi nilai (penilaian dokumen dan verifikasi lapangan) tertinggi akan diumumkan pada puncak kegiatan World Food Safety Day bulan Juni ini.(Adv/Komimfo)

Check Also

Syamsurizal: Jika tak Berbenah PPP Akan Punah

Rapimwil Jalan, Pelantikan Pengurus DPW PPP Ditunda Pengurus DPW PPP Riau periode 2021-2026 di sela-sela …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *