Sabtu , 17 April 2021

Bekas Galian C Menelan Korban, Dua Bocah Tewas Tenggelam 

Foto Ilustrasi

 

BANGKINANG, (Khabarmetro.com)-– Peristiwa tragis terjadi di Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. 2 orang bocah laki-laki ditemukan tewas tenggelam dalam kolam bekas galian C yang sudah ditinggalkan pengusaha, pada Senin (22/03/2021) malam.

Kedua bocah naas yang tewas tenggelam ini adalah Atta Fatar Maulan (7) dan Aan Adi Putra (5). kedua korban rumahnya berdekatan di Dusun Teratak Domo, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang harus meregang nyawa di genangan air bekas tambang yang menganga.

Peristiwa ini bermula pada Senin (22/03/2021) sekira pukul 14.00 WIB, saat itu kedua bocah malang ini bermain sepeda di sekitar rumahnya di Dusun Teratak Domo RT 002 RW 002 Kelurahan Pasir Sialang. Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB keduanya tidak lagi terlihat bermain sepeda di sekitar rumahnya.

Kemudian ayah kedua anak yang bertetangga itu mencari mereka disekitar kampung, lalu menemukan sepeda, pakaian serta sendal korban dipinggiran jalan tidak jauh dari bekas penambangan Pasir atau Galian C yang sudah tidak digunakan lagi.

Pada pukul 18.00 WIB dikarenakan kedua korban belum ditemukan, maka hal ini diberitahukan kepada pihak keluarga lainnya serta warga masyarakat sekitar, selanjutnya dilakukan pencarian secara bersama.

Sekira pukul 23.00 Wib, masyarakat melakukan pencarian dengan cara menyelam didalam genangan bekas penambangan Galian C yang diperkirakan mempunyai kedalaman sekitar 4 meter, dan ditemukan korban pertama atas nama Aan Adi Putra dalam keadaan meninggal dunia. Berselang 20 menit kemudian ditemukan lagi korban kedua Atta Fatar Maulana juga telah meninggal dunia, kedua korban kemudian dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Era Maifo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kata Kapolsek, kedua korban sudah berada di rumah duka. Pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi, dan telah membuat surat pernyataan penolakan yang diserahkan kepada pihak Kepolisian.

“Kita mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, agar peristiwa serupa tidak terulang,” tutur Kapolsek. (***)

Check Also

Pemerintah Diminta Subsidi Ongkos Naik Haji 2021

Diperkirakan Akan Jadi Rp. 44 Juta   PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Ongkos Naik Haji 2021 (Biaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *