Jumat , 22 Oktober 2021

Baksos, RSI Ibnu Sina Taja Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit Secara Gratis

 

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Bakti Sosial (Baksos) operasi bibir sumbing dan juga celah langit, kembali di taja pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Pekanbaru. Kegiatan ini bekerjasama dengan Yayasan Smile Train indonesia, PABMI dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) secara reguler.

Demikian disampaikan oleh Supervisor Humas and Marketing RSI Ibnu Sina, M Zacky Faisal menjawab wartawan, saat dikonfirmasi.

Disebutkan dia, Baksos ini digelar selama tiga hari. Yakni Pada tanggal 26 Februari 2021 dilakukan screening pasien kemudian 27 dan 28 pelaksanaan operasi dengan jumlah pasien telah terdaftar sebanyak 50 orang, Jumat (26/2/2021).

“Ini sudah merupakan kegiatan yang dilakukanya setiap tahun oleh RSI Ibnu Sina. Dilakukan secara gratis serta terbuka untuk umum. Jadi, siapapun boleh mendaftar. Bagi yang ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti operasi gratis ini. Tetapi, juga harus mentaati persyaratan,” katanya.

Lebih lanjut Zacky menerangkan, untuk menjadi peserta ini dapat menghubungi melalui nomor 08117706982 dan nomor 0813-6524-3974, serta 0853-6595-6117. Disebutkan dia, ini terbuka untuk umum. Artinya, siapapun bisa mendaftar untuk bisa mendapatkan pelayanan tersebut.

Adapun beberapa persyaratanya untuk mengikuti operasi gratis bibir sumbing dan celah langit ini, kata Zacky, diantara lain pasien celah bibir dan bibir sumbing ini minimal usianya 4 bulan, berat badan minimal 5 kilogram. Sedang yang untuk celah langit-langit itu berusia 18 bulan.

“Itu persyaratannya untuk kategori bayi. Sedangkan, untuk dewasa itu tidak ada batasan usia,” katanyanya lagi.

Kemudian, masih dikatakan Zacky, persyaratan lain yaitu pasien tidak dalam keadaan sakit. Baik seperti batuk, pilek, demam dan lain-lain pada saat akan digelar operasi tersebut.

 

Kesempatan itu, Zacky mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit Langit Gratis di RS Islam Ibnu Sina Pekanbaru sudah berjalan sejak tahun 2008 hingga sekarang yang sejak awal dipelopori oleh mendiang Dr drg Masrial SpBM (K). Hingga saat ini terhitung sudah 1.800 pasien yang mengikuti program tesebut. (Rls/Km)

Check Also

DPC AWI Kepulauan Meranti Serahkan Bantuan Bibit Bawang Merah

MERANTI (khabarmetro.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC-AWI) Kabupaten Kepulauan Meranti M …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *