Jumat , 12 Agustus 2022

AGUSTUS 2022 KAMPAR GELAR PAMERAN PEMBANGUNAN


Bangkinang Kota (khabarmetro.com) – Setelah sekilan lama absen, Pemkab Kampar kembali menggelar pameran pembangunan pada Agustus 2022 mendatang. Tujuannya untuk memperkenalkan khazanah budaya, seni dan kuliner di Kampar yang memiliki ciri khas kepada khalayak ramai.
Pameran ini dikemas dengan nama Bagholek Godang (Pesta Besar). Hal ini setelah dua tahun tidak ada Pergelaran di Kabupaten Kampar akibat adanya pendemi Covid. “Ini merupakan promosi Kampar terhadap potensi, peluang dan membangkitkan seni budaya,, kuliner Kampar dan merupakan pameran pembangunan yang akan kita gelar pada bulan Agustus 2022 ini,” kata Pj Bupati Kampar Dr Kamsol MM melalui Sekda Kampar Drs.H.Yusri,M.Si saat melaksanakan rapat Bagholek Godang yang diadakan di Ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (22/06) kemarin.

Turut mendampingi Sekda Kampar dalam Rapat Persiapan Acara Event Bagholek Godang, kadis Pariwisata Zulia Darma, Kadis Dinas Lingkungan Hidup Aliman Makmur dan Camat Sekabupaten Kampar. Dalam pengarahan Sekda Kampar pada acara Bagholek godang melaksanakan pawai dengan peserta mewakili suku Minang, Suku Nias, Suku Batak, penampilan Bujang Dara Kampar , Kemenag, Anggota Polri/TNI dan peserta Rebana.

Pembukaan Pameran Budaya dan Pembangunan Serta Tari Kolaborasi Terdiri Dari Anak-anak SD,TK
Dan pada acara malam menampilkan acara budaya anak sekolah penyandang disabilitas. Kegiatan berupa Pembagian produk dan makanan minuman gratis. Dalam Hal ini Bentuk Kegiatan Prosesi Bagholek Godang 5 Koto, Gelar budaya antar kecamatan se Kampar, Muslim Fashion Show antar sekolah SLTA se Kampar, Pameran dan bazaar serta hiburan.

Tujuan menjadikan Bagholek Godang Festival 2022 ini adalah sebagai sarana promosi berbagai hasil kerajinan rakyat, produk unggulan dari berbagai Kota/ Kabupaten/ Provinsi di tanah air, sekaligus mensosialisasikan berbagai program Organisasi, Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah, BUMN, BUMD akan dilaksanakan dengan tujuan memajukan ekonomi kerakyatan dalam bentuk produk lokal, Nasional dan Regional. Memberikan informasi serta menambah pengetahuan Masyarakat Kampar mengenai hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar selama ini.

Bagholek Godang Festival 2022 juga sebagai sarana untuk memasarkan dan menghimpun para pengrajin dan sekaligus sebagai fasilitator antara penjual dan pembeli, supaya pengrajin dan home industri tetap eksis dan bangkit kembali setelah 2 tahun dilanda Pandemi Covid 19. Menjadikan Bagholek Godang Festival 2022 sebagai sarana promosi wisata dengan tujuan pelestarian budaya dan kesenian Daerah dan Nasional yang berbasiskan agama dan adat, serta sebagai ajang penampilan kreativitas seni dan budaya generasi muda, pelajar dan mahasiswa.

Kadis Pariwisata Kampar Zulia Darma mengatakan, kegiatan diikuti oleh Seluruh SKPD Se Kabupaten Kampar, Perusahaan Menengah Dan Besar (BUMN, BUMD, PMA, PMDN), Pedagang UMKM Se Prov Riau, Pemkot/kabupaten Relasi Kabupaten Kampar Sekolah/universitas. Pengelola Objek-objek Wisata Se Kampar.
Lembaga-lembaga Vertikal dalam Rangka Edukasi/Program ke Masyarakat Umum. Lembaga-lembaga Keuangan untuk Pembinaan Produk-produk UMKM dan beberapa Kementerian terkait. (her)

EMPAT SANTRI INSAN CENDIKIA HAFIZ 30 JUZ BERPELUANG KE MESIR
Salo (khabarmetro.com) – Para Santri dan Santriwati yang saat ini telah hafal 30 Juz al-Qur’an, Pemerintah akan memfasilitasi dan memberikan beasiswa bagi santri yang ingin melanjutkan kuliah ke Mesir Kairo. Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol,MM saat menghadiri Wisuda Tahfizh ke-II Sekolah Mengah Pertama (SMP) IT dan Madrasah Aliyah (MA) Pedantren Terpadu Insan Cendekia Anas Bin Malik Salo, Kamis (23/6/2022).

Kamsol menyampaikan, bagi hafiz 30 juz yang mau kuliah ke Mesir Kairo akan difasilitasi dan dimasukkan dalam beasiswa negara, selain itu juga akan dijamin apabila ada keingiman untuk masuk Polri oleh Kepolisian Negara RI.

Kemudian bagi santri yang hanya hafidz 20, 10, dan 1 juz, pemerintah juga telah menyiapkan kebijakan dimasa depan santri sesuai dengan aturan dan kebijakan yang berlaku.

“Memang bagi santri yang sudah hafidz 2 jus telah memenuhi syarat untuk bisa kuliah di Mesir, namun ini belum menjamin dan butuh seleksi ribun santri se-Indonesia. Jika hafidz 7 juz keatas, ini bisa direkomendasikan oleh daerah setempat,” ujar Kamsol.

Pondok Pesantren sebagai bagian integral sistim pendidikan nasional, dituntut untuk secara terus menerus mengembangkan kualitas perkembangan setiap kebutuhan umat dalam menciptakan Santri dan Santriwati yang faham akan Ilmu Keagamaan.

Peran Pompes secara efektif pendidikan agama dan keagamaan yang harus dilakukan dalam rangka menyusun kerangka keimanan, kualitas pendidikan agama, ketaqwaan, kecerdasaan, keterampilan hidup,berkhlak baik, cerdas, serta mempunyai ilmu pengetahuan yang cukup.

Pimpinan Yayasan Pedantren Terpadu Insan Cendekia Anas Bin Malik Salo DR KH Hikmatullah,S.Ag,S.Pd,M.Sy dalam sambutannya menyampaikan, bahwa hanya baru lima tahun atau berdiri sejak tahun 2017, Pompes ini berdiri telah melahirkan empat orang hafidz 30 Juz atau pemuncak.

Dimana santri tersebut adalah Muhammad Hafis anak dari Ade Amiko dan linda Wati dari Desa penyasawan Kampar, kemudian M Arif Kurniawan anak dari Kasmi Gusti Melani dari Siak, Aufa Rifaturljana anak dari M Arif dan Mumainah Kecamatan Salo serta Akilah Mukmainah anak dari Abdul Rohim dan Damayani dari Kabupaten Rokan Hulu.

Untuk diketahui juga hal diatas bisa banyak tercapai karena Pompes Terpadu Insan Cendekia melaksanakan program secara umum wajib menghafal al-quran serta program khusus adalah menghapal 30 juz.
Dalam program ini, santri dituntut untuk setiap tingkat bisa menghafal 2 juz. Apabila santri sudah bisa hafal 2 juz kelas 7 SMP, maka kelas 12 atau mau tamat SMA minimal santri bisa hafal 10 juz.” terang Hikmatullah”.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina Fahmil,SE,ME juga berharap semoga wisuda anak-anak didik kita ini, nantinya akan menjadi titik pijak yang memacu pondok pesantren ini agar terus meningkatkan kualitas pendidikannya dalam menjaga simbol Kampar Serambi Mekahnya Provinsi Riau.

Buoati juga menjelaskan dengan banyaknya Hafiz dan Hafizah akan memberikan kesejukan dan rahmat bagi negeri mencapai negeri yang aman, sejuk dan damai menuju negeri Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghofur. Hal ini tak terlepas dari upaya bersama untuk selalu hidup rukun dan damai namun yang menjadi bagian paling penting adalah bagaimana anak-anak yang memiliki karakter, berbudi pekerti yang menjadi generasi masa depan bangsa. Penghafal Alqur’an merupakan jaminan dari Allah SWT dengan jaminan keselamatan, keberkahan dan rahmat, oleh sebab itu dengan makin banyaknya Hafiz dan hafizah di suatu negeri maka akan aman, berkah dan dirahmati Allah SWT terhadap suatu negeri. (her)

Check Also

Ini Dia, Kegiatan Mahasiswa Kukerta Unri di Desa Limau Manis Airtiris Kabupaten Kampar

Peduli Stunting, Bagikan Ratusan Salad Buah Gratis Mahasiswa Kukerta Unri saat membagikan salad buah di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.