
Ridwan GP.
PEKANBARU (Khabarmetro.com)- Muncul pertanyaan, dari sekian banyak pertanyaan, kenapa Survei Repol Paslon Bupati di Kampar tertinggi dari Paslon lain yang maju di Pilkada Kampar.
Pertanyaan ini, salah satunya diajukan kepada Ridwan GP, Politikus senior Riau dalam sebuah diskusi di Labersa.
“Dia (Repol, red) adalah orang baik,” jawab Ridwan GP, saat diskusi itu, Senin (4/11/2024).
Dilanjutkannya, menjadi anggota DPRD Kampar selama 4 periode (20 tahun) tidak membuat dia berubah dalam gaya hidup, penuh kesederhanaan.
Perhatiannya pada masyarakat Kampar, tambah Ridwan GP, tidak terbatas pada wilayah ‘dapil’ nya saja. Lihat POKIR-nya, juga menyasar ke dapil-dapil lain. Belum lagi usulan-usulan dia di APBD maupun ke PEMDA yang berpihak pada solusi keinginan masyarakat berdasar pada banyaknya dia turun mendengar aspirasi atau keluhan masyarakat.
“Giat sosial dia di masyarakat cukup banyak dan jauh dari ‘pencitraan’, jauh dari pemberitaan yang marak dewasa ini,” ujarnya.
Kata Ridwan GP lagi, kerja keras dan kepedulian Repol ini tercermin pada hasil Survei VOX Institute yang dilakukan pada 8-20 Oktober 2024 di 103 desa dan kelurahan di 21 kecamatan di Kabupaten Kampar yang mengukur popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas calon bupati dan wakil bupati Kampar, juga mengukur peta sebaran elektabilitas seluruh kandidat yang dilaksanakan dengan melibatkan 1.200 responden/sampel (warga yang memiliki hak pilih).

Hasil survei tersebut menunjukkan elektabilitas pasangan Repol-Ardo (Redo) unggul dengan elektabilitas 33,3 persen.
Pasangan Yuyun Hidayat-Edwin dengan elektabilitas 20,8 persen.
Pasangan Ahmad Yusar-Misharti dengan elektabilitas 15,9 persen. Pasangan Yusri-Rinto Pramono dengan elektabilitas 14,9 persen.
“Tingginya Elektabilitas Repol-Ardo disebabkan tingginya angka popularitas dan tingginya tingkat Kesukaan masyarakat terhadap pasangan ini di Kabupaten Kampar,” jelas Ridwan GP.
Tingkat popularitas Repol mencapai 66,3 persen dan kesukaan di 42,8 persen.
Itu menunjukkan ‘dominasi’ dalam preferensi pemilih.
Menurut Ridwan GP lagi, ‘kepedulian’ Repol selama 4 periode di DPRD Kampar ini tercermin dengan tingginya ‘tingkat kesukaan’ pada survei tersebut yanh mengalahkan jauh kandidat lain.
Pada Pikeh yang lalu Repol berhasil terpilih jadi DPRD untuk tingkat Propinsi mewakili Kampar. Dan, dia tinggalkan untuk bisa maju sebagai Calon Bupati Kampar.
“Ketika saya tanya ‘kenapa’?
Beliau (REPOL) jawab ke saya : Bang… kalau kekuasaan (BUPATI) ada di saya, maka akan lebih leluasa dan banyak yang bisa saya lakukan untuk masyarakat Kampar. Selama ini hanya ‘usulan’ yang kadang sejalan dengan PEMDA tapi lebih banyak tidak,” jelas Ridwan, menirukan Repol.
Intinya, lanjut Ridwan GP, dia ‘Orang Baik’ yang lahir dan besar di Kampar. Pantas diberi kesempatan memimpin Kabupaten Kampat dan dia dengan pengalaman 4 periode DPRD lebih paham apa yg harus dibuat untuk Kampar. (Km1/irg)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU