Jumat , 8 Mei 2026

Wahid Muncul saat UAS Serahkan BKK Guru Tahfiz di Rohil, Kades: Kami tak Pernah Mengundang Dia

Kades/Penghulu Pasir Putih Eka Iskandar (berdiri belakang UAS), saat acara.

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Cerita yang jadi fakta baru, terkait momen Tuan Guru Prof H Ustadz Abdul Somad (UAS) saat menyerahkan simbolis bantuan guru Tahfiz di Rokan Hilir mulai terungkap.

Dijelaskan Kepala Desa/Penghulu Pasir Putih Kecamatan Balai Jaya Eka Iskandar, momen itu terjadi saat ada acara tingkat desa. Tuan Guru UAS memang diundang hadir untuk memberikan ceramah agama pada acara tersebut.

“Sebenarnya itu (penyerahan oleh UAS, red) saat ada acara desa kami. Dana itu sudah kami terima dari Pemprov Riau. Karena ada UAS, makanya beliau kami minta menyerahkan langsung kepada guru Tahfiz. Soal steriofoam bacaan simbolis itu, dibuat supaya lebih jelas dan masyakarat tahu saja,” kata Eka kepada media ini, kemarin via telepon (18/8/2024).

Sebelum itu, Kades juga mengajak UAS ke salah satu Ponpes Tahfidz di Desa Pasir Putih untuk menandatangani Prasasti Pondok tersebut.

Tapi, lanjut Eka, pihaknya hanya mengundang UAS. Selain itu, juga mengundang DPRD Rohil dan Anggota DPRD Riau dapil Rohil. Sedangkan H Abdul Wahid, yang masih aktif sebagai Anggota DPR RI tidak pernah diundang.

“Kami tak pernah mengundang dia (Abdul Wahid, red). Dia datang bersama UAS. Pas UAS naik panggung, dia juga ikut diajak. Ya, ikutlah pak Abdul Wahid berfoto sama UAS dan tamu lainnya. Termasuk saya (kepala desa, red). Karena dia sudah naik panggung, tentu tak enak juga kami menyuruh dia turun,” kata Eka memberi penjelasan.

Disebutkan, Eka lagi. Pihaknya juga sudah tahu, kalau H Abdul Wahid diumumkan secara luas akan jadi Calon Gubri dari PKB dan PDIP. “Soal pak Abdul Wahid mau jadi Calon Gubri, kami juga sudah tahu. Itulah, kami sebenarnya tak mau terlibat politik praktis. Tapi, dalam situasi saat itu memang sulit pula kami bersikap. Jadilah foto bersama seperti itu,” ujar Eka Iskandar.

Dengan kejadian tersebut, Eka juga mengaku, sudah menyampaikan perihal foto tersebut kepada dinas terkait, yakni Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Riau. Sudah pula ia jelaskan cerita dari kejadian itu sebenarnya.

Eka berharap, tidak muncul hal-hal lain yang membuat situasi ini bertambah tidak baik. Makanya, kata dia, menyikapi itu pihaknya memberikan klarifikasi lewat media.

Seperti berita yang sudah viral sebelumnya, muncul foto yang sudah tersebar luas di media sosial saat UAS menyerahkan bantuan dana untuk guru Tahfiz di Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya Rokan Hilir.

Dana itu berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Riau sebesar Rp24 juta, tahun anggaran 2024. Dana ini sudah diterima oleh pihak desa, totalnya Rp48 juta. Dana yang diserahkan UAS ini adalah untuk keperluan honor guru Tahfiz 6 bulan kedepan.

Namun, saat UAS menyerahkan dana tersebut, anehnya pihak dinas terkait, yakni Dinas PMD dan Dukcapil Riau justru tidak tahu soal itu. Menurut Kadis PMD Riau, pihaknya tidak tahu dan tidak hadir pada acara tersebut. (Km1/irg)

Check Also

Pelayanan Maksimal Jamaah Disabilitas Kloter 3 BTH, Zulkarnain: Hadirkan Kenyamanan dan Kekhusyukan Beribadah

Dr H Zulkarnain Umar sedang di tanah suci, bersama para jamaah yang diberi layanan. MAKKAH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *