Senin , 27 April 2026

Rekomendasi Wantim, Musda SPS Riau Dipercepat Bimtek di Batam Diikuti Pengurus dan Anggota Pimpinan Media Se Riau

BATAM – Usai bermusyawarah, Dewan Pertimbangan (Wantim) Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau membacakan rekomendasi. Poin pentingnya, Musyawarah Daerah (Musda) dipercepat sebelum akhir Agustus 2024.

“Diminta kepada Plt Ketua SPS Riau, Purnomo untuk segera menyiapkan kepanitiaan. Laksanakan Musda SPS Riau dipercepat, paling lambat 3 bulan dari sekarang atau akhir Agustus,” ucap juru bicara Wantim SPS Riau Zufra Irwan.

Rapat khusus Wantim, yang dirangkai dengan Bimbingan teknis (Bimtek) pengurus dan anggota SPS Riau ini, dilaksanakan di Batam, Kamis (30/5/2024). Turut hadir Wakil Sekjen SPS Pusat Mohd Hasbi. Dari 10 Wantim SPS Riau, hadir 8 orang.

“Ini rekomendasi Wantim. Bukan perintah. Karena Wantim tidak bisa memerintah pengurus SPS Riau. Boleh dilaksanakan atau boleh tidak. Ini untuk keberlangsungan SPS Riau kedepan,” lanjut Zufra, di akhir membacakan hasil rapat.

Sementara itu, Bimtek SPS Riau tahun ini mengambil tema: “Sustainable Media Pers Riau Melalui Tranformasi Digital”. Selain diisi oleh pemateri dari Riau, juga didatangkan pemateri dari Sumatera Selatan.

Dibuka Wakil Sekjen

Hadir dalam giat pembukaan Bimtek SPS Riau, Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Guntur Sakti selaku Keynote Speaker, Ketua PWI Pusat bidang OKK Zulmansyah Sekedang, Komisioner Komisi Informasi Riau Zufra Irwan, Sekretaris SPS Kepulauan Riau Dedy Suwadha, dan 32 orang jajaran KSB, pengurus serta Dewan Pertimbangan SPS Riau.

Plt Ketua SPS Provinsi Riau, Purnomo dalam sambutannya mengatakan, tantangan media pers di era digitalisasi sangat besar, khususnya media cetak.

Dikatakannya, industri media khususnya cetak kini tak seperti 5-10 tahun yang lalu. Mengingat sekarang semua serba digital, perlu inovasi dan kreasi agar bisa mempertahankan eksistensinya di tengah pesatnya Digitalisasi.

“Dengan Bimtek Sustainable Media Pers Riau melalui Transformasi Digital, kami berharap keberlangsungan media pers bisa kembali berkobar seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana media cetak bisa menjadi ‘panglima’ informasi di negeri ini,” ucap Purnomo.

Sementara, Wasekjen SPS Pusat M Hasbi yang didaulat untuk membuka Bintek dalam sambutannya sangat menyambut baik kegiatan ini. Sebab, media pers saat ini harus mengikuti irama perkembangan teknologi.

Untuk itu, perusahaan pers harus menerapkan proses transformasi untuk mengintegrasikan teknologi digital di semua bidang bisnis. Karena dengan proses ini secara mendasar akan  mengubah cara perusahaan memberikan nilai kepada pelanggan.

“Bicara soal perusahaan, tentu kita fokus ke bisnis. Bagaimana perusahaan media pers itu mampu menghasilkan income untuk membiayai karyawan dan operasional. Makanya, salah satu cara yang masih efektif untuk dilakukan adalah dengan cara kolaborasi dengan pemerintah dan pihak swasta,” ucap Hasbi.

Keberlangsungan media pers Riau saat ini memang tergencet dengan perkembangan dunia digital. Biaya operasional media cetak yang tinggi, ditambah dengan mudahnya orang berpromosi di media sosial seperti TikTok, Instagram, dan lainnya dengan biaya yang relatif murah, membuat media pers galau.

Masih dalam rangkaian pembukaan, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti S.Sos, M.Si menyampaikan soal strategi pengembangan pariwisata. Menurutnya, semua sektor mengalami masalah yang sama terkait perkembangan dunia digitalisasi.

“Tidak hanya media pers saja, tapi sektor pariwisata juga mengalami persoalan yang sama. Sebagai contoh, travelling yang sudah menggunakan sistim digital. Travel konvensional sudah tidak dilirik orang lain. Suka tidak suka, kita harus mengikuti alur tranformasi digital saat ini. Kalau tidak, maka kita akan tertinggal. Begitu juga soal promosi, dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Usai pembukaan, kegiatan Bimtek dilanjutkan dengan Dialog yang menghadirkan dua narasumber, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Sriwijaya Dr. Drs. Hadi Prayogo, M.I.Kom dan Head of Corporate Communications PT. RAPP Disra Alldrick. Kemudian, acara dilanjutkan dengan membahas kepengurusan SPS Riau yang sekarang sudah berakhir masa baktinya.

Agenda selanjutnya, peserta akan melakukan city tour di Provinsi Kepulauan Riau. (Km1/irg)

Check Also

Riau Darurat Narkoba, Toni Werdiansyah: Kampanye Bersama, Sikat Sampai ke Akar-akarnya

Toni Werdiansyah (kanan) saat mengikuti acara bersama Kapolda Riau & Pangdam XIX/ TT. PEKANBARU (Khabarmetro.com) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *