Minggu , 24 Mei 2026

DP3APM dan BPTD Kelas II Riau Teken PKS, Terminal BRPS Pekanbaru Janji Tingkatkan Kualitas Fasilitas Ramah Anak dan Perempuan

Kepala DP3APM Kota Pekanbaru Erna Juita (kanan), memperlihatkan dokumen perjanjian kerjasama yang ditandatangani.

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Pemerintah Kota Pekanbaru terus menunjukkan keseriusan dalam upaya mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Tahun 2026, diupayakan prediket Pekanbaru naik menjadi KLA Utama.

Salah satu langkah konkret, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), Jumat pagi (24/4/2006), resmi ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau, Satuan Pelayanan Terminal AKAP Tipe A BRPS Pekanbaru.

Penandatanganan yang berlangsung di ruang rapat Terminal AKAP Tipe A BRPS Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai Kelurahan Bandar Raya Kecamatan Payung Sekaki, ini menjadi langkah konkret dalam memperluas penerapan fasilitas ramah anak dan perempuan di ruang publik, khususnya sektor transportasi.

Kepala DP3APM Kota Pekanbaru, Hj Erna Juita SH MSi mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pemenuhan hak anak dan perempuan tidak hanya terbatas pada lingkungan tertentu, tetapi juga hadir di fasilitas umum.

“Kerja sama ini menjadi langkah nyata agar ruang publik seperti terminal turut menyediakan fasilitas yang ramah anak dan perempuan, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan konsep ruang ramah anak kini mulai diterapkan di berbagai ruang publik, seperti hotel, perkantoran, hingga pusat perbelanjaan modern yang telah menyediakan fasilitas pendukung, termasuk ruang bermain anak.

Dalam kesempatan tersebut, DP3APM juga meninjau langsung sejumlah fasilitas yang telah tersedia di Terminal AKAP BRPS Pekanbaru, di antaranya ruang bermain anak, pojok baca, ruang kesehatan, ruang laktasi, mushalla, serta fasilitas lainnya.

“Fasilitas ini menunjukkan bahwa ruang publik mulai bertransformasi menjadi lebih inklusif. Ke depan, perhatian terhadap penyandang disabilitas dan ibu menyusui juga harus terus diperkuat,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi Kepala DP3APM, Kabid PHA Al Muktadir, Kasubag Umum Lipebrihayati, perwakilan Forum Wartawan Kota Layak Anak (FW-KLA) Rima Ridarni, serta sejumlah staf DP3APM. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh pihak pengelola terminal.

Perwakilan FW-KLA Pekanbaru, Rima Ridarni menilai kerjasama tersebut sebagai langkah konkret dalam mendukung terwujudnya kota layak anak.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen nyata. Harapannya, kerja sama seperti ini terus diperluas agar semakin banyak ruang publik yang ramah anak,” ungkapnya.

Kepala Terminal AKAP Tipe A BRPS Pekanbaru, Bambang, menyambut baik penandatanganan kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung program yang diinisiasi DP3APM.

“Terminal bukan hanya tempat transit, tetapi juga ruang publik. Kami berkomitmen menghadirkan fasilitas yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang, termasuk anak-anak, perempuan dan kelompok rentan,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, pihak terminal akan terus meningkatkan kualitas fasilitas agar dapat menjadi contoh pelayanan publik yang ramah anak dan inklusif di Kota Pekanbaru.

Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong hadirnya lebih banyak ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memperhatikan aspek perlindungan dan pemenuhan hak anak serta perempuan secara berkelanjutan. (Adv)

Check Also

JCH Kloter 3 BTH KBIHU Haramain dan Ummul Quro Isi Waktu Menjelang Armuzna dengan Manasik dan “Qiyamullail”

Ustadz Zullarnain Umar langsung menjadi imam shalat, qiyamullail bagi JCH. MEKKAH (Khabarmetro.com) – Menjelang pelaksanaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *