1.720 JCH Sudah Diberangkatkan

Kakanwil Haji dan Umroh Provinsi Riau H Defizon SKom MSi saat di bandara.
BATAM (Khabarmetro.com) – Sejak pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Riau, pada 23 April lalu, selalu saja ada yang ditunda keberangkatan ke tanah suci. Sebab, harus dirawat di Batam, bahkan ada yang harus di rawat di daerah.
Hal ini disampaikan oleh Kakanwil Haji dan Umroh Provinsi Riau H Defizon SKom MSi. “Mulai dari Kloter BTH 3, sampai Kloter 6, ada saja JCH yang harus dirawat. Terpaksa keberangkatan mereka ditunda,” kata Defizon, via WA dan telepon dari Batam, Selasa malam (28/4/2026).
Hingga hari ini, lanjutnya, update terbaru sudah 1.720 JCH Riau diberangkatkan. Dari jumlah itu, ada tunda/batal berangkat, di antaranya dirawat di Batam 6 orang,
Pendamping di Batam 5 orang dan sakit di Daerah 4 orang.
Melihat kondisi seperti ini, pihaknya kata Defizon lagi, akan berdiskusi serius dengan tim kesehatan. Karena hingga hari ini, belum ada satupun kloter yang full/penuh berangkat ke tanah suci, yakni 445 orang.
“Kami menduga, umumnya JCH yang dirawat ini mengalami kelelahan. Ya, sudah sejak dari daerah masing-masing. Makanya, kami mengimbau agat JCH jangan terlalu lelah. Upayakan istirahat, tiga hari sebelum berangkat jaga stamina,” kata Defizon memberi nasihat.
Pada kesempatan ini, Defizon kembali menyampaikan data terbaru JCH Riau tahun 2026 M/1447M yang sudah diberangkatkan.
Kloter BTH 3, JCH 435 orang, PHD 2 orang, Pembimbing KBIHU 2 orang dan Petugas Kloter 4 orang. Jumlah 443 orang. JCH yang tunda berangkat: dirawat di Batam 1 orang, dan 1 orang pendamping (asal Pekanbaru).
Kloter BTH 4, JCH 434 orang, PHD 2 orang, Petugas Kloter 4 orang. Jumlah 440 orang. Sedangkan yang tunda berangkat: dirawat di Batam 3 orang, dan 2 orang pendamping (asal Pekanbaru).
Kloter BTH 6, JCH 393 orang, PHD 2 orang, dan Petugas Kloter 4 orang. Jumlah 399 orang. Dan, tunda berangkat: batal dari daerah 3 orang, lalu mutasi ke BTH 7 sebanyak 45 orang. Dan, 2 orang mutasi masuk dari BTH 4.
Selanjutnya Kloter BTH 5, JCH 431 orang, PHD 2 orang, Pembimbing KBIHU 1 orang, dan Petugas Kloter 4 orang. Jumlah 438 orang. Tunda berangkat: dirawat di Batam 3 orang, 3 orang pendamping, 1 orang sakit di Daerah (seluruhnya asal Kampar).
Dengan demikian, jumlah JCH Riau yang sudah diberangkatkan hingga 28 April 2026, sebagai berikut: JCH 1.693 orang, PHD 8 orang, Pembimbing KBIHU 3 orang dan Petugas Haji 16 orang. Jumlah keseluruhan 1.720 orang.
“Kita tentu berharap, JCH yang dirawat bisa sehat dan tetap berangkat. JCH yang belum berangkat, jaga kesehatan dan jangan sampai pula dirawat, apalagi sampai batal berangkat,” harapnya. (uli)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU