Jumat , 24 April 2026

Syahrul Aidi Serap Aspirasi 5 Asosiasi Media dan Wartawan Riau, Dheni Kurnia: Baru Satu Ini, Anggota DPR RI dari Riau yang Dekat dengan Media dan Wartawan

Anggota DPR RI asal Riau Dr H Syahrul Aidi satu meja bersama para ketua asosiasi media dan ketua organisasi wartawan di Riau.

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Usai melaksanakan tugas sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI saat konferensi internasional Inter Parliamentary Union (IPU) di Istanbul Türkiye, Dr. Syahrul Aidi Maazat pulang ke Riau, dan kembali bersilaturahmi dengan Asosiasi Media dan Wartawan.

Kegiatan yang semula dijadwalkan pukul 12.00 wib, molor ke pukul 13.30 wib, karena pesawat Jakarta-Pekanbaru delay. Dilaksanakan Wareh Kupi, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (23/4/2026).

Hadir disitu, 5 pimpinan asosiasi media dan mewakili wartawan se-Provinsi Riau. Nampak Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar yang langsung jadi moderator, Ketua JMSI Riau Dheni Kurnia, Sekretaris AMSI Riau Budi Satria, Sekretaris SMSI Riau Zulmiron dan Ketua SPS Riau Saidul Tombang.

Kegiatan ini, juga sekaligus bersempena dengan pengumuman pemenang lomba menulis Opini yang digagas oleh Dr. H. Syahrul Aidi yang dilaksanakan sejak bulan Ramadhan yang lalu.

Sambil menanti kedatangan Dr Syahrul Aidi, Ketua JMSI Riau H Dheni Kurnia sempat berujar bahwa inilah baru satu-satunya Anggota DPR RI dari Riau yang betul-betul mau dekat dengan media dan wartawan. “Ini, sudah kali kedua Dr Syahrul Aidi berkumpul sama kita. Kemarin bulan puasa. Sekarang kumpul lagi,” ujar Dheni.

Kemarin, dalam diskusi itu, wartawan yang hadir dan juga para pimpinan asosiasi media dan wartawan menyampaikan kondisi kekinian industri media dan pers. Para pimpinan media kompak menyebutkan bahwa pemerintah seakan lepas tangan atas peran media massa saat ini sehingga tidak memberikan ruang yang luas agar media terus tumbuh berkembang.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar yang menyebut kondisi industri media saat ini tidak baik-baik saja. Itu dia lihat dari sisi internal ekosistem media hingga perhatian pemerintah melalui regulasi sehingga membuat industri ini sulit untuk tumbuh berkembang. Hal itu diamini oleh para pimpinan asosiasi dan wartawan yang hadir.

Mengomentari hal itu, menyampaikan memang sebagai anggota Komisi I DPR RI memiliki dua lembaga pemerintah sebagai mitra yang berperan dalam menjaga eksosistem pers yaitu Kementerian Komunikasi dan Digital dan Dewan Pers.

“Untuk itu kami minta masukan dari rekan-rekan sekalian, laporan resmi agar kami dapat berkoordinasi dengan Kementerian Komdigi dan Dewan Pers. Kami akan mengumpulkan pokok persoalan dan akan membahasnya di Komisi I DPR RI. Mudah-mudahan kita bersama dapat mencari solusi atas persoalan yang ada,” terang Syahrul Aidi.

Dia menyarankan juga dengan kondisi saat ini media harus mampu bertransformasi, menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Dia yakin, produk yang baik, mereka yang professional akan tetap mendapatkan tempat di hati pembaca dan masyarakat.

Selain berdiskusi terkait kondisi ekosistem media massa saat ini, Syahrul Aidi juga berdiskusi dengan para insan pers tentang situasi geopolitik dan dinamika nasional saat ini. Dia menyampaikan bahwa kondisi nasional saat ini tidak terlepas dari kondisi geopolitik global akibat perang Iran dengan AS-Israel.

“Kita di Komisi I maupun kami di fraksi turut memantau dan memberikan saran ke pemerintah terkait situasi terkini. Bagaimana kita menyikapi kondisi geopolitik global dengan menerjemahkannya dalam kerangka kebijakan nasional. Kita melihat perang Iran dengan AS-Israel ini masih panjang. Jangan sampai kita salah ambil tindakan. Dan ini terus kita berikan saran baik melalui legislatif maupun melalui jalur partai koalisi.” terang Syahrul Aidi lagi.

Usai diskusi dengan insan pers, Syahrul Aidi juga memberikan hadiah atas 3 pemenang lomba menulis opini antar wartawan. Juara 1 didapatkan oleh Anthony Harry dari Riauinfo.com, Juara 2 didapatkan oleh Deslina dari Pekanbaruekspress.com dan juara 3 diraih oleh Harry Warisman dari kompassindonesianews.com.

Lomba menulis opini diikuti oleh 43 insan pers yang mengangkat tema ‘Rekonstruksi Penanganan Fakir Miskin dengan Mereinterpretasi Penanganan Fakir Miskin di Indonesia’. (war/irg)

Check Also

DKP Pekanbaru Bagikan Ratusan Bibit Cabai dan Terong

  Dinas Ketahanan Pangan (DKP) , membagikan ratusan bibit cabai dan terong kepada kader PKK …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *