Infotorial Pemkab Siak

Bupati Siak Afni Zulkifli saat mengikuti Rakor di Mapolda Riau. Bupati juga menyempatkan diri bertemu Plt Gubri.
PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Mapolda Riau, Senin (9/3/2026), Bupati Afni Zulkifli juga menyempatkan diri bertemu dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan Afni untuk berkoordinasi dengan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, guna membahas sejumlah persoalan daerah di Kabupaten Siak.
Dalam pertemuan tersebut, Afni menyampaikan beberapa hal terkait kondisi daerah sekaligus membahas agenda kunjungan pemerintah provinsi ke Kabupaten Siak.
“InsyaAllah besok Pak Gubernur akan melaksanakan safari Ramadhan di Kecamatan Tualang,” ujar Afni Zulkifli.

Adapun Rakor di Mapolda Riau, merupakan bagian dari persiapan pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Rakor ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Herry Heryawan, serta dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, dan berbagai instansi terkait di Provinsi Riau.
Kehadiran Bupati Siak dalam forum tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk mendukung koordinasi lintas sektoral dalam memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
Setelah semua rangkaian pertemuan di Pekanbaru ini selesai, Bupati Siak langsung kembali menuju Kabupaten Siak untuk melanjutkan agenda pemerintahan.
Pada hari yang sama, kemarin, Afni dijadwalkan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Sabak Auh sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran kepolisian dan Forkopimda membahas kesiapan pengamanan menjelang Idul Fitri, termasuk potensi meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik.
Rapat ini juga menyoroti kemungkinan beriringannya perayaan Hari Raya Nyepi dengan Idul Fitri tahun ini apabila Ramadan berlangsung selama 29 hari, sehingga diperlukan kesiapan dan koordinasi yang lebih matang dari seluruh pihak terkait.(Inf-Kominfo).
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU