Selasa , 28 April 2026

Siap-Siap, Penutupan Jembatan Sei Rokan Ujungbatu: Berikut Pengalihan Jalur Alternatif nya

Suasana rapat kordinasi lintas instansi terkait rencana penutupan sementara jembatan Sei Rokan Ujungbatu.

UJUNGBATU (Khabarmetro.com)- Penutupan sementara Jembatan Sei Rokan yang akan dilakukan kurun waktu 4 (empat) hari mendatang, setelah dilakukannya perbaikan oleh Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) harus melakukan pengalihan jalan ke jalur alternatif, bagi masyarakat Ujungbatu dan sekitarnya.

Perbaikan jembatan yang dijadwalkan akan memakan waktu sekitar 6-7 bulan ini, diyakini berdampak bagi besar bagi masyarakat. Dengan segala pertimbangan, dilakukanlah rapat koordinasi penutupan Jembatan Sei Rokan oleh seluruh instansi terkait, mulai dari Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Dinas PUPR Rohul, Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Rohul, PT. Ekadura Indonesia selaku perwakilan perusahaan, hingga Kantor Camat Ujungbatu.

Hasil pantauan khabarmetro.com, Senin (28/4/2025), beberapa poin kesimpulan dihasilkan dari rapat koordinasi tersebut, mulai dari sosialisasi ke masyarakat, pemasangan rambu, sampai beberapa alternatif pengalihan jalur transportasi.

Kadishub Rohul, Andi Yanto saat membuka Rakor, menawarkan dua jalur alternatif dengan pembagian sebagai berikut, yakni;
1. Prioritas kendaraan roda 2 (dua), yakni melalui jembatan gantung lubuk bendahara, dengan rute : Simpang Siabu Ujung Batu – Jembatan gantung lubuk bendahara – lubuk bendahara timur – Pematang Tebih Ujung Batu.
2. Melalui Jembatan gantung kota intan, dengan rute: Simpang ngaso Ujung Batu – Pagaran Tapah – Simpang kota intan – jembatan gantung kota intan – Jalan poros PT. SAI – Simpang empat km. 8 Ujung Batu.
3. Prioritas kendaraan roda 4 (empat) dan roda 6 (enam) (tidak dengan muatan sawit), yakni dengan rute : Simpang ngaso Ujung Batu – Kota lama (melalui jalan lingkar kota lama) – Simpang tiga kubu Padang – Jalan poros PT. EDI – Jalan poros PT. SAI – Simpang empat km. 6 Ujung Batu.

Sementara itu, Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, melalui Kabid Bina Marga Teza, mengatakan akan melakukan pengembalian kondisi blok dan lantai jembatan yang turun pada pilar 3 arah Pasir Pengaraian, agar jembatan fungsional kembali.

Lanjutnya, perbaikan yang memakan pagu anggaran  sebesar Rp3.324.183.000,- milyar ini, akan membuat konstruksi pipa panjang baja dan sheet pile baja pada pilar 3 jembatan menjadi lebih kuat.

Kemudian Kasatlantas Polres Rohul, melalui Ipda Andi Raihansyah menambahkan, pasca dilakukan tinjauan, melakukan koreksi atas beberapa pengalihan jalur alternatif di atas, terutama terkait kelaikan jalur alternatif bagi kendaraan roda 2 (dua), serta bagi pejalan kaki.

Koreksi yang sama juga diutarakan oleh Kadis PUPR Zulfikri, yang menambahkan tentang kekuatan jembatan gantung sebagai jalur alternatif, hanya untuk kendaraan roda 2 (dua) dan pejalan kaki, bukan untuk kendaraan roda 4 (empat).

Pun, hal yang sama dilontarkan dari pihak PT. EDI Ginanjar Maulid, yang menambahkan Jalan PT. EDI – PT. SAI dapat dilalui oleh kendaraan yang bermuatan TBS. Tak lupa, dirinya mengusulkan Pemkab Rohul, agar menyurati PKS-PKS (pabrik kelapa sawit) lain untuk membatu perbaikan jalur alternatif yang dilewati.

Kesimpulan akhir pun didapat, untuk jalur alternatif roda 4 (empat) ke atas menggunakan jalur alternatif poin 4 (empat) di atas, sementara jalan alternatif Lubuk Bendahara dan kota Intan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda 2 (dua).

Camat Ujungbatu segera akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, serta Dishub Rohul akan memasang rambu penutup jalan dan rambu di jalur alternatif. (bal/irg)

Check Also

Riau Darurat Narkoba, Toni Werdiansyah: Kampanye Bersama, Sikat Sampai ke Akar-akarnya

Toni Werdiansyah (kanan) saat mengikuti acara bersama Kapolda Riau & Pangdam XIX/ TT. PEKANBARU (Khabarmetro.com) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *