Minggu , 26 Juni 2022

Prof Iwantono Optimis Sudah Didukung 31 Suara Senat Universitas

18 Mei, Pendaftaran Calon Rektor Unri Mulai Dibuka

Prof Iwantono saat diwawancarai wartawan soal pencalonannya menjadi Rektor Unri. 

PEKANBARU (khabarmetro.com)- Periode jabatan Rektor Unri akan habis pada Desember 2022. Tapi, proses dan tahapan pemilihan rektor (pilrek) sudah berjalan. Hari ini, Rabu (18/5/2022) mulai dibuka pendaftaran calon rektor oleh panitia pilrek.

Salah seorang yang sudah resmi menyatakan maju, adalah Prof Dr H Iwantono SSi MPhil. Kepada wartawan, kemarin, bertempat di kampus FMIPA Unri, ia optimis mendapat dukungan mayoritas suara senat universitas.

“Sampai saat ini, sudah ada 31 suara senat universitas yang komit mendukung saya. Jumlah ini akan terus bertambah. Kita terus membangun komunikasi dengan yang lain. Intinya, kita sangat optimis,” kata Iwantono dalam penjelasannya, saat ditanya wartawan soal dukungan suara ke dirinya.

Seperti diketahui, suara senat universitas yang akan diperebutkan nanti adalah sebanyak 48 suara. Sementara suara dari FMIPA Unri sendiri, ada sebanyak 7 suara. “Suara anggota senat universitas ini bernilai 65%, sedangkan 35% lagi adalah suara dari Kementerian atau pusat,” jelasnya.

Iwantono, kemarin juga didampingi oleh Dekan FMIPA Unri Dr Syamsudhuha MSc dan Ketua Jurusan (Kajur) Fisika FMIPA Unri Prof Dr Juandi M MSi. Kedua sosok pentinggi di FMIPA Unri ini pun menyatakan dukungan resminya untuk Prof Iwantono. “Banyak yang sudah dilakukan Prof Iwantono untuk FMIPA Unri. Kami sangat ingin beliau jadi Rektor Unri. Jika itu terwujud, kami yakin Unri akan lebih maju,” ujar Dr Syamsudhuha.

“Kami di Jurusan Fisika FMIPA Unri, yang juga merupakan tempat Prof Iwantono mengabdi menjadi dosen, merasakan betul dan tahu betul seperti apa kepemimpinan dia. Maka dari itu, hari ini (kemarin, red) saya mewakili Jurusan Fisika FMIPA Unri mendukung Prof Iwantono maju dan berdoa terpilih menjadi Rektor Unri,” tambah Kajur Fisika Prof Juandi.

Apa modal Prof Iwantono maju menjadi calon Rektor Unri? Dijelaskannya, saat ini pun ia masih dipercaya sebagai Wakil Rektor (WR 3) di kabinet Rektor Prof Aras Mulyadi. Selain itu, di tingkat nasional juga dirinya dipercaya sebagai Ketua Umum Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (Forpimawa) Nasional.

Termasuk juga saat mendapat tugas belajar S2 (master) dan S3 (doktoral) di Inggris, pun ia dipercaya menjadi Presiden KIBAR (Keluarga Indonesia Muslim di Britania Raya-Inggris). Termasuk juga keaktifan dirinya di ICMI Riau dan hingga sekarang masih dipercaya sebagai Ketua ICMI Kota Pekanbaru.

“Berbekal beberapa pengalaman memimpin organisasi dan amanah menjadi WR 3 Unri saat ini, itulah beberapa pendorong dan membuat keyakinan saya makin kuat untuk maju menjadi Rektor Unri. Diakui, memang Unri tidak lepas dari masalah. Tapi, dengan kesungguhan dan pengalaman saya, nanti bersama tim, kami akan menjadikan Unri lebih baik dan lebih maju lagi,” kata dia semangat.

Program-proram Unggulan Prof Iwantono

Adapun beberapa program unggulan yang sudah disiapkan Prof Iwantono, antara lain, mengembangkan rumah sakit Unri agar berkembang baik, termasuk akan dibuka di Dumai untuk income generating dan berpartisipasi maksimal untuk masyarakat.

Selanjutnya, kata Prof Iwantono, akan menyiapkan Unri menjadi PTN BH (berbadan hukum) dan internasionalisasi perguruan tinggi.

“Akreditasi internasional akan kita kejar, para dosen diberi kesempatan luas untuk bersaing secara internasional, begitu juga dengan para mahasiswa, misalnya untuk program pertukaran mahasiswa internasional,” jelas Prof Iwantono bersemangat.

Yang tak kalah pentingnya, kata dia, yakni mengawal sampai tuntas poryek yang didanai oleh Asean Development Bank (ADB) di Unri.

“Akan memanfaatkan semua fasilitas ini ke depan untuk memajukan Unri. Seperti Labor terpadu, perpustakaan dan banyak lagi. Semua akan dimaksimalkan nanti pemanfaatannya,” jelas Iwantono.

Selanjutnya, program digitalisasi manajemen di Unri. “Ini juga harus kita segerakan. Agar proses administrasi dan pelayanan bisa berjalan maksimal. Untuk semakin meningkatkan kualitas Unri. Teknologi pendukung, teknologi informatika ini nanti akan jadi fokus kita,” katanya.

Program lainnya yang sudah berjalan, kata Iwantono lagi, seperti pelestarian alam dan lingkungan akan terus dilanjutkan. Karena Center of Excellent Unri itu adalah Wetland Ecosystem and Disaster Management. Jadi, ini akan tetap dilanjutkan dan terus dikembangkan lebih baik.

Termasuk menyangkut lahan Unri, di beberapa titik, yang masih menyisakan persoalan. Akan dicarikan solusi terbaik untuk menyelesaikannya.

Yang tak kalah penting, tambahnya, terkait pemberdayaan alumi Unri juga akan menjadi fokus ke depan.

“Jumlah alumni Unri saat ini sudah mencapai 112 ribu dan sudah menyebar ke seluruh Indonesia, bahkan ke luar negeri. InshaaAllah dengan program yang sudah terkoneksi dan rekonsiliasi akan bisa lebih maksimal untuk memajukan institusi,” jelas Prof Iwantono. (Km1/irg)

Check Also

Buntut Sengketa Lahan, Kelompok Tani Desa Dompas dan Batang Duku Tutup Aktifitas Perusahaan Sawit SDA

BUKIT BATU (khabarmetro.com)- Kelompok Tani Aliansi Desa Dompas bersama Kelompok Tani Batang Duku Kecamatan Bukit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.